Analisis Perbedaan Tarif Riil dengan Tarif Paket Indonesian Case Base Groups (INA-CBG’S) pada Klaim Jamkesmas Pasien Rawat Inap Di RSU RA. Kartini Jepara 2012

Edy Mulyanto, Niken Puspitowati

Abstract


Terdapat kesan bahwa rumah sakit diuntungkan dari perbedaan tarif riil dengan tarif paket INA-CBG’s, sehingga merugikan pihak penyelenggara Jamkesmas maupun pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mencari seberapa besar perbedaan tarif riil dengan tarif paket Indonesia Case Based Groups (INA-CBG’s) pada pembayaran klaim pasien rawat inap peserta Jamkesmas di RSU RA. Kartini Jepara. Penelitian ini menggunakan pengambilan data melalui pendekatan retrospektif. Jumlah populasi 4.941 record/pasien (Oktober 2010 - Oktober 2011), dengan sampel data seksional silang yang diambil ditetapkan sejak diberlakukannya sistem klaim menggunakan pola tarif INA-CBG’s ditetapkan sebanyak 180 pasien/record. Uji statistik parametrik menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan degree of freedom (df) 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sebagian besar jumlah biaya riil pada kisaran Rp 4.000.000 – 5.000.000 atau sebanyak 83 pasien (46,1%). Sebagian besar jumlah Tarif Paket INA-CBG’s pada kelompok Rp 2.083.173 atau sebanyak 157 pasien (87,2%). Tindakan pembedahan Seksio Sesaria lainnya (Cesarean section of other specifi ed) mempunyai frekuensi terbesar yaitu sebanyak 115 pasien atau 63,9%. Frekuensi terbesar persalinan dengan tindakan Seksio Sesaria adalah karena alasan kegawatdaruratan dalam persalinan (Delivery by emergency caesarean section), yaitu sebanyak 147 pasien (81,7%) dan 13 pasien diantaranya masuk melalui prosedur program Jamkesmas serta 134 pasien masuk melalui program Jampersal. Ada beda rata-rata antara tarif riil dengan tarif paket INA CBG’s (Wilcoxon Signed Ranks Test: T hitung -11,309 > T tabel - 1,96 dan nilai p = 0,000 untuk df=0,05).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.