<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" href="http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/lib/pkp/xml/oai2.xsl" ?>
<OAI-PMH xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/
		http://www.openarchives.org/OAI/2.0/OAI-PMH.xsd">
	<responseDate>2026-05-19T10:51:28Z</responseDate>
	<request metadataPrefix="oai_dc" verb="ListRecords">http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/oai</request>
	<ListRecords>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/256</identifier>
				<datestamp>2018-10-15T19:51:07Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH TERAPI SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAHAH PUSKESMAS TAHUNAN</dc:title>
	<dc:creator>Huda, Sholihul</dc:creator>
	<dc:creator>Alvita, Galia Wardha</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan umum di berbagai Negara. Di Indonesia, hipertensi menempati urutan kelima penyebab kematian. Manajemen perawatan diri merupakan penatalaksanaan yang tepat untuk mencegah komplikasi Hipertensi. Terapi SEFT (spiritual emotional freedom technique) salah satu penatalaksaan non-farmakologi yang membantu mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan peneliti adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 33 responden dibagi menjadi: 13 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan aadalah Purposive sampling. Hasil analisis menggunakan Paired t-test pada kelompok intervensi menunjukkan nilai p-value tekanan darah sistol 0,000 (p-value &lt;0,05) dan nilai p-value tekanan darah diastol 0,022 (p-value &lt;0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi SEFT terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sedangkan hasil analisis menggunakan Paired t-test pada kelompok kontrol didapatkan nilai p-value tekanan darah sistol 0,881 dan nilai p-value tekanan darah diastol 0,814 (p-value &gt; 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh SEFT pada kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan informasi umum yang berkaitan dengan penatalaksanaan hipertensi dengan menggunakan terapi SEFT yang efektif dalam mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Selain itu, temuan dari penelitian ini diharapkan bisa memberikan saran bagi penyedia layanan kesehatan setempat supaya dapat melaksanakan program manajemen perawatan diri, meningkatkan kesehatan, dan mencegah komplikasi hipertensi secara terpadu dan efektif.Â Kata Kunci: SEFT, Hipertensi, tekanan darah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/256</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v7i2.256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 114-127</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/256/175</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1981</identifier>
				<datestamp>2026-02-12T08:34:03Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERBEDAAN PIJAT REFLEKSI KAKI DAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PENDERITA HIPERTENSI</dc:title>
	<dc:creator>Retnaningsih, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Dody, Asep</dc:creator>
	<dc:creator>Prihati, Dyah Restuning</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hipertensi, kecemasan, pijat refleksi, relaksasi nafas dalam</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: komplikasi dari hipertensi juga merupakan faktor yang menyebabkan kecemasan pada pasien. Upaya yang dapat dilakukan yaitu menggunakan terapi farmakologi dan non farmakolgi. Terapi farmakologi menggunakan obat-obatan sedangkan terapi non farmakologi tanpa obat-obatan seperti relaksasi nafas dalam maupun pijat refleksi kaki. Tujuan: menganalisis perbedaan pijat refleksi kaki dan relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada penderita hipertensi. Metode: Desain rancangan yang digunakan adalah two group pretest posttest without control group design. Sampel dalam penelitian pada masing-masing kelompok 17 responden untuk kelompok relaksasi nafas dalam dan 17 responden untuk kelompok pijat refleksi. Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive random sampling. Penelitian dilakukan di RSUD Kemayoran. Analisis yang digunakan adalah Man Whitney. Hasil: tingkat kecemasan sebelum intervensi relaksasi nafas dalam dengan rata-rata 15,53 dan sesudah intervensi dengan rata-rata 11,47. Tingkat kecemasan sebelum intervensi pijat kaki refleksi dengan rata-rata 16,06 dan sesudah intervensi dengan rata-rata 8,76. Kesimpulan: ada perbedaan pijat refleksi kaki dan relaksasi nafas dalam terhadap tingkat kecemasan pada penderita hipertensi dengan p value sebesar 0,028.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1981</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i1.1981</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 26-33</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1981/673</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1981/492</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/48</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:17:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Deskriptif Penggunaan Vaginal Douche pada Remaja Putri di SMK N 1 Kudus Tahun 2014</dc:title>
	<dc:creator>P., Yunita Dikamawarni</dc:creator>
	<dc:creator>Widyaningsih, Heriyanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Remaja atau adolesens adalah periode perkembangan dimana individu mengalami perubahan dari masa anak-anak menuju dewasa. Penggunaan cairan pembersih atau vaginal douche saat ini telah banyak dilakukan sebagai bagian dari personal hygiene. Douching dilakukan untuk membersihkan darah setelah menstruasi atau hanya untuk merasa lebih bersih, namun penggunaan vaginal douching secara teratur dapat mengakibatkan dampak negative bagi kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan vaginal douching pada remaja putri di SMK N 1 Kudus.Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling, dengan jumlah sampel 120 responden kelas X SMK N 1 Kudus. Populasi penelitian ini sebanyak 482. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisa data dengan analisa univariat yang menggunakan tabel distribusi frekuensi yaitu menggambarkan penggunaan vaginal douche pada remaja putri di SMK N 1 Kudus. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa semua responden menggunakan vaginal douche yaitu sebanyak 120 (100%) responden. Diharapkan dengan penelitian ini remaja putri di SMK N 1 Kudus mengetahui dampak positif dan negative yang ditimbulkan dari penggunaan vaginal douche. Kata Kunci:  Penggunaan Vaginal Douche, Remaja Putri</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2014-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/48</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i3.48</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/48/45</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1209</identifier>
				<datestamp>2022-10-31T06:09:01Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH EDUKASI ZAT GIZI MELALUI BOOKLET PADA IBU DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN BALITA WASTING DI WILAYAH PUSKESMAS GRIBIG KABUPATEN KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Jamaludin, Jamaludin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Wasting;Promosi Kesehatan zat Gizi;Booklet</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Zat gizi yang dikomsumsi balita sangat penting, berfungsi sebagai komposisi dalam pertumbuhan dan perkembangan. Asupan zat gizi yang cukup didapat dari pola makan balita yang seimbang. Namun, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terbentuknya pola makan balita yang seimbang, diantaranya adalah pengetahuan. Pengetahuan yang baik perlahan-lahan akan membentuk perilaku yang postif maka upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah melalui edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan yang disampaikan menggunakan booklet dapat meningkatkan pengetahuan yang signifikan. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi dengan booklet pada ibu terhadap perilaku pencegahan balita wasting diwilayah Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus. Metode: penelitian quasi eksperimen ini menggunakan metode One Group Pre-Post test yang dilakukan pada ibu-ibu yang mempunyai balita wasting di wilayah Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus dengan 30 responden. Hasil: uji normalitas menunjukan nilai p Kolmogorow Smirnov 0,589 nilai tersebut p &gt; 0,05 artinya berdistribusi normal. Sedangkan hasil uji Paired t-test juga menunjukan ada perbedaan yang signifikan antara pre-test dengan post-test (p = 0,000) &lt; 0,05. Simpulan: jadi dapat disimpulkan bahwa edukasi yang disampaikan dengan media booklet dapat berpengaruh positif signifikan meningkatkan pengetahuan pada ibu dalam pemberian zat gizi pada balita.Kata Kunci: Wasting, Promosi Kesehatan zat Gizi, Booklet</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1209</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i3.1209</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 239-249</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1209/425</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/599</identifier>
				<datestamp>2020-11-21T09:21:39Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP HYGIENE PERSEORANGAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN</dc:title>
	<dc:creator>Patmawati, Patmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Sumardi, Sumardi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengetahuan, Sikap, Hygiene Perseorangan, Pondok Pesantren</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hygiene perseorangan atau kebersihan perseorangan adalah suatu tindakan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan individu untuk mencapai kesejahteraan fisik maupun psikis. Pemeliharaan hygiene perseorangan sangat menentukan status kesehatan, hal tersebut akan membuat individu secara sadar mencegah terjadinya penyakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap hygiene perseorangan santri di Podok Pesantren Al-Wasilah menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. menggunakan teknik total sampling sebanyak 68 responden menggunakan alat ukur kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan santri terhadap hygiene perseorangan yaitu p=0,000. Santri dengan pengetahuan kurang,  Terdapat hubungan antara sikap Santri terhadap hygiene perseorangan yaitu p=0,000. Santri dengan sikap kurang, lebih berisiko tidak berperilaku hidup bersih jika dibanding santri dengan sikap yang cukup. Kesimpulan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap higyene perseorangan (p</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/599</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i2.599</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 180-190</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/599/258</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/153</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:21:44Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR LINGKUNGAN FISIK RUANGAN DENGAN ANGKA KUMAN UDARA RUANG RAWAT INAP GEDUNG SITI HAJAR RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA</dc:title>
	<dc:creator>Muntaha, Rizal</dc:creator>
	<dc:creator>Caesar, David Laksamana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Udara merupakan tempat kuman untuk hidup dan berkembang. Kualitas udara di ruang rawat inap rumah sakit perlu diperhatikan karena udara menjadi media penularan penyakit. Suhu dan kelembaban termasuk faktor lingkungan fisik yang berhubungan dengan pertumbuhan kuman. Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan fisik ruangan yaitu suhu dan kelembaban dengan angka kuman udara di ruang rawat inap Gedung Siti Hajar Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional, rancangan cross sectional. Populasi dan sampel seluruh ruang rawat inap Gedung Siti Hajar. Instrumen yang digunakan adalah thermohygrometer dan Microbial Air Sampler (MAC). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Kendall Tau.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang rawat inap Gedung Siti Hajar mempunyai rata-rata suhu 30,10Â°C, kelembaban 73,89% dan angka kuman udara 164 CFU/m3. Hasil uji Kendall Tau hubungan suhu dengan angka kuman udara diperoleh p value 0,496 dan hubungan kelembaban dengan angka kuman udara diperoleh p value 0,040.Tidak ada hubungan antara suhu dengan angka kuman udara. Kelembaban mempunyai hubungan dengan angka kuman udara dengan kekuatan korelasi lemah. Saran yang dapat diberikan kepada pihak rumah sakit yaitu agar suhu dan kelembaban disesuaikan dengan baku mutu Keputusan Menteri Kesehatan No. 1204/Menkes/SK/X/2004.Kata kunci: faktor lingkungan fisik, angka kuman udara, ruang rawat inap</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-10-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/153</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i5.153</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/153/121</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1460</identifier>
				<datestamp>2024-03-29T06:26:25Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN UMUR DAN JENIS KELAMIN DENGAN RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) BERDASARKAN DATA SKRINING KESEHATAN BPJS JAKARTA SELATAN TAHUN 2022</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Putri Delyana</dc:creator>
	<dc:creator>Rokhmiati, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Istiani, Hari Ghanesia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">BPJS; jenis kelamin; penyakit tidak menular; skrining; umur</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyakit tidak menular (PTM) telah menjadi isu penting dalam agenda Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, dan menjadi prioritas dalam pembangunan di berbagai negara. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya PTM meliputi faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan, seperti umur dan jenis kelamin, serta faktor risiko yang dapat dikendalikan, seperti pola hidup tidak sehat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara umur dan jenis kelamin dengan risiko PTM, khususnya diabetes mellitus, hipertensi, jantung koroner, dan gagal ginjal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data sekunder dari skrining kesehatan BPJS Kesehatan Jakarta Selatan pada tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survey cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 398 responden yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara umur dan risiko PTM, dengan nilai p value = 0.000. Artinya, semakin tua usia seseorang, semakin tinggi risiko terkena PTM seperti diabetes mellitus, hipertensi, jantung koroner, dan gagal ginjal. Namun, hubungan antara jenis kelamin dan risiko PTM tidak konsisten. Meskipun terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan risiko hipertensi dan jantung koroner (p value = 0.001), namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan risiko diabetes mellitus dan gagal ginjal (p value &gt; 0.05). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada BPJS Kesehatan Jakarta Selatan untuk memberikan edukasi yang lebih ketat tentang faktor risiko PTM, terutama kepada kelompok usia yang lebih tua. Selain itu, perlu ditingkatkan upaya promosi kesehatan dan pencegahan PTM, seperti peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, pengelolaan stres, dan pengendalian faktor risiko yang dapat dikendalikan. Seluruh upaya ini diharapkan dapat membantu mengatasi isu PTM dalam pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik, serta mendorong masyarakat untuk menjalani pola hidup sehat guna mencegah risiko PTM dan meningkatkan kualitas hidup. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1460</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i1.1460</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 32-43</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1460/536</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1460/291</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/10</identifier>
				<datestamp>2013-04-10T02:23:36Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Upaya Pencegahan ISPA oleh Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Dilakukan Program Manajemen Terpadu Balita Sakit di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak</dc:title>
	<dc:creator>Mustoviana, Indah</dc:creator>
	<dc:creator>Puspitowati, Niken</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Manajemen Terpadu Balita Sehat (MTBS) merupakan suatu pendekatan terhadap balita sakit yang dilakukan secara terpadu dengan memadukan pelayanan promosi, pencegahan serta pengobatan terhadap lima penyakit penyebab utama kematian pada bayi dan balita di negara berkembang, yaitu ISPA, diare, campak, dan malaria serta malnutrisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research, dengan pendekatan quosi experiment. Populasi dalam penelitian adalah ibu balita dengan penyakit ISPA yang berobat di wilayah kerja Puskemas Dempet Kabupaten Demak pada Bulan Mei 2009 dan sampel menggunakan sampel jenuh sebanyak 42 orang yang belum pernah diberikan MTBS. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis data menggunakan Mac Nemar Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu balita yang berobat di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak sebelum diberikan MTBS sebagian besar mempunyai kategori upaya pencegahan ISPA baik sebanyak 61,9%. Ibu balita yang berobat di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak setelah diberikan MTBS sebagian besar mempunyai upaya pencegahan ISPA baik sebanyak 90,5%. Rata-rata upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita setelah dilakukan MTBS sebesar 0,9048 lebih besar daripada rata-rata upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dilakukan MTBS sebesar 0,6190. Analisis dengan menggunakan Mac NemarTest diketahui bahwa ada perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan MTBS di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak tahun 2009. (p value = 0,0001). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan upaya pencegahan ISPA oleh ibu balita sebelum dan sesudah dilakukan MTBS di Puskesmas Dempet Kabupaten Demak tahun 2009.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2012-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/10</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i1.10</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/10/11</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/559</identifier>
				<datestamp>2021-10-28T05:17:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">THE INFLUENCE OF KNOWLEDGE, ATTITUDE AND MOTIVATION OF HOUSEHOLD BEHAVIOR AND SPORT BEHAVIOR</dc:title>
	<dc:creator>Chabibah, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Kristiyanti, Rini</dc:creator>
	<dc:creator>Khanifah, Milatun</dc:creator>
	<dc:creator>Sofiana, Anis</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Knowledge; Attitude; Behavior; Sorting Garbage; Sorting Garbage</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Indonesia produces one million tons of garbage per day. The impact on health is to become a breeding ground for organisms that cause disease, poison animals and plants that are consumed by humans. Therefore, high public awareness is needed in the joint responsibility in waste management. This responsibility will be formed if each individual has the knowledge, attitude and motivation in waste management. The research aims to determine the effect of knowledge, attitudes and motivation on sorting and processing waste. The study was observational analytic with cross-sectional approach, which analyzed factors of knowledge, attitudes and motivations that influenced the behavior of household organic waste sorting and processing. The population in this study were all family heads in 05 residents of Podo Village, Kedungwuni District, Pekalongan Regency. The sampling technique uses cluster random sampling, with a large sample of 57 households. Data collection using questionnaires with interview techniques. Analysis of the data in this study using chi square with the level of significance used in this test was p-value &lt;0.05 on 95% confidence interventions. The results of statistical analysis there is the influence of knowledge on the behavior of household heads in conducting the behavior of waste sorting, (p-value = -0.048; CI -0.228 s.d -0.449). The influence of attitudes and on the behavior of family heads in conducting the behavior of waste sorting (p-value = 0.002; CI -0.423 to 0.076). Influence of motivation and on the behavior of household heads in conducting waste sorting behavior (p-value = 0.027; CI-0313 s.d 0.050). But there is no influence of knowledge on the behavior of family heads in conducting the behavior of waste management, (p-value = 0.174; CI-0.006 to 0.174). The influence of attitudes on the behavior of family heads in conducting the behavior of waste management, (p-value = 0.034; CI-0.007 to 0.257). The influence of motivation on the behavior of the head of the family in conducting the behavior of garbage processing, (p-value = 0.034; CI -0.257 to 0.007). It was concluded that there is an influence of knowledge, attitude and motivation about sorting and processing of rubbish on the behavior of sorting and processing of household waste.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan</dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/559</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i3.559</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 265-271</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/559/362</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/307</identifier>
				<datestamp>2019-05-01T04:46:12Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH  BRAIN GYM TERHADAP KECEMASAN ANAK PRA SEKOLAH YANG DI RAWAT INAP DI RSUD UNGARAN</dc:title>
	<dc:creator>Adimayanti, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Haryani, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Astuti, Ana Puji</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hospitalisasi dan perawatan bisa menimbulkan stres bagi anak. Stresor yang dialami anak yang dihospitalisasi meliputi kecemasan terhadap perpisahan dengan orangtua, ketakutan karena ketidaktahuan, kehilangan kontrol dan otonomi, cidera tubuh yang mengakibatkan ketidaknyamanan, nyeri dan mutilasi, serta ketakutan akan kematian.Di lingkungan rumah sakit, bermain dan aktivitas ekspresif lainnya memberikan kesempatan sebanyak mungkin pada anak untuk menentukan pilihan guna mengeluarkan rasa takut dan cemas yang mereka alami sebagai alat koping dalam menghadapi stres. Salah satu aktivitas yang menggunakan banyak otot adalah senam otak atau lebih dikenal dengan brayn gym. Brain gym adalah serangkaian latihan gerak yang sederhana untuk memudahkan kegiatan belajar dan penyesuaian dengan tuntutan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui pengaruh brain gym terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah yang dirawat di rumah sakit.Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pendekatan rancangan pretest-posttest nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah anak usia prasekolah dengan rentang usia 3-6 tahun, sebanyak 32 responden. Kelompok intervensi diberikan intervensi dengan latihan brain gym, sementara kelompok control hanyaÂ  diberikan leaflet. Pemilihan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan, temperamen, dan pengalaman dirawat dirumahsakit. Data diolah dengan program komputer menggunakan uji statistik.Â  Terdapat penurunan tingkat kecemasan pada anak yang dirawat dirumahsakit setelah dilakukan pemberian intervensi brain gym, dengan nilai p&gt;0,05). Pemberian intervensi brain gym dan leaflet brain gym efektifÂ  menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang dirawat di rumahsakit.Â Kata Kunci: brain gym, kecemasan, anak prasekolah, dirawat dirumahsakit.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/307</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v8i1.307</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 72-83</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/307/198</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2931</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:07:10Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efektivitas Hidroterapi sebagai Terapi Komplementer dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Stadium I: Studi Quasi Eksperimen</dc:title>
	<dc:creator>Pujiati, Eny</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriana, Vera</dc:creator>
	<dc:creator>Ambarwati, Ambarwati</dc:creator>
	<dc:creator>Pramudaningsih, Icca Narayani</dc:creator>
	<dc:creator>Yusianto, Wahyu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Hidroterapi rendam kaki air hangat merupakan salah satu bentuk terapi komplementer yang dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme vasodilatasi perifer dan relaksasi otot. Tujuan: Mengetahui efektivitas hidroterapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stadium I. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest–posttest with control group design. Sampel terdiri atas 30 responden penderita hipertensi stadium I yang dipilih secara purposive sampling, dengan 15 responden pada kelompok intervensi dan 15 responden pada kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan tambahan hidroterapi rendam kaki air hangat bersuhu 37–40°C selama 15–20 menit setiap hari selama 7 hari, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima perawatan rutin tanpa hidroterapi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil: terdapat penurunan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi (p &lt; 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan signifikan (p &gt; 0,05). Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan bahwa hidroterapi secara signifikan lebih efektif dibandingkan perawatan rutin. Kesimpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif sebagai terapi komplementer dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stadium I. Terapi ini dapat diterapkan sebagai intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah, dan ekonomis baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di rumah.Kata Kunci: Hidroterapi, Tekanan darah, HipertensiABSTRACTBackground: Hypertension is one of the non-communicable diseases that serves as a leading cause of morbidity and mortality worldwide. The management of hypertension can be carried out through both pharmacological and non-pharmacological therapies. Warm water foot soak hydrotherapy is a form of complementary therapy that may help reduce blood pressure through mechanisms of peripheral vasodilation and muscle relaxation. Objective: To determine the effectiveness of warm water foot soak hydrotherapy in reducing blood pressure among patients with stage I hypertension. Method: This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest with control group approach. The sample consisted of 30 respondents with stage I hypertension selected through purposive sampling, comprising 15 respondents in the intervention group and 15 in the control group. The intervention group received additional warm water foot soak hydrotherapy at a temperature of 37–40°C for 15–20 minutes daily over seven days, while the control group received only routine care without hydrotherapy. Blood pressure was measured before and after the intervention using a digital sphygmomanometer. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann–Whitney tests. Results: There was a significant decrease in both systolic and diastolic blood pressure in the intervention group (p &lt; 0.05), while no significant change was observed in the control group (p &gt; 0.05). The comparison between the two groups indicated that hydrotherapy was significantly more effective than routine care. Conclusion: Warm water foot soak hydrotherapy is effective as a complementary therapy in reducing blood pressure among patients with stage I hypertension. This therapy can be applied as a safe, simple, and cost-effective non-pharmacological intervention, both in healthcare facilities and at home.Keywords: Hydrotherapy, Blood pressure, Hypertension.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2931</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i2.2931</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 169-175</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2931/642</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/64</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:18:09Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Kepatuhan dalam Menggunakan APD di Unit Coating PT. Pura Barutama Kudus</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) termasuk faktor lingkungan karena APD merupakan salah satu alat untuk melidungi diri para pekerja guna mengurangi resiko kecelakaan kerja. Berdasarkan survey awal yang telah dilakukan terhadap 20 pekerja dibagianÂ  Produksi Unit Coating PT. Pura Barutama berkaitan dengan kepatuhan menggunakan APD didapatkan hasil observasi lapangan tersebut ditemukan 17 (85%) pekerja tidak menggunakan APD saat bekerja dan 3 (15%) orang menggunakan APD saat bekerja. Desain tersebut menggunakan rancangan survey Regresi Logistik untuk mempelajari dinamika pengaruh antara faktor-faktor resiko (pengetahuan, sikap, Reward dan Punishment dan ketersediaan APD) dengan efek (Kepatuhan menggunakan APD) dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada satu saat (point time approach), sampel yang digunakan sebanyak 65 pekerja bagian produksi. Hasil uji statistik dengan uji Regresi Logistik pengaruh antara variable pengetahuan dengan kepatuhan menggunakan APD didapatkan p-value = 0,000 ; sikap dengan kepatuhan menggunakan APD didapatkan p-value = 0,000 ; reward dan punishment dengan kepatuhan menggunakan APD didapatkan p-value = 0,014 ; dan ketersediaan APD dengan kepatuhan menggunakan APD didapatkan p-value = 0,009 . Ada pengaruh antara variabel independen yaitu pengetahuan, sikap, serta ketersediaan APD dengan variabel dependent yaitu kepatuhan menggunakan APD pada pekerja di unit Coating PT. Pura Barutama Kudus. Kata Kunci : APD, Kepatuhan menggunakan APD, Pengetahuan, Sikap, Ketersediaan APD</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/64</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i3.64</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/64/40</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1298</identifier>
				<datestamp>2023-03-28T02:39:43Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KESEHATAN MENTAL MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Nur, Hirza Ainin</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:creator>Yuliana, Alvi Ratna</dc:creator>
	<dc:creator>Fitriana, Vera</dc:creator>
	<dc:creator>Pramudaningsih, Icca Narayani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">COVID-19, Mental Health, Students, Online Learning</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The online learning process is learning in a network or called distance learning using information technology such as the internet. During the COVID-19 pandemic, online learning is mandatory in all educational institutions, both in Indonesia and abroad. In 2022 online learning will still be carried out in several educational institutions, one of which is Higher Education. There are several problems caused by online learning, one of which is student mental health. Mental health is defined as a healthy soul where a person feels happy physically and mentally, recognizes one's potential, is able to deal with stress, thinks positively, and is useful for others. Students are prone to experiencing mental health disorders because the stage of student development is in the late adolescent phase, where in this late adolescent phase students will experience an identity crisis, self-determination, and experience pressure from the environment. Signs and symptoms of mental health disorders include stress, depression, anxiety, confusion, anxiety, frustration, fear, sleep and eating patterns disturbances, feeling depressed, difficulty concentrating, and psychotic disorders. The impact of disturbed student mental health can result in reduced quality of life, use of psychoactive substances, psychotic disorders, and suicide. This study aims to determine the mental health of students in the online learning process during the COVID-19 pandemic. The research method used is quantitative with an analytic descriptive approach. The sample used was 220 students using total sampling. The research instrument uses SRQ-20. Data analysis used univariate analysis with frequency distribution tables. The results showed that as many as 56.82% of students were indicated to have mental health problems, and the remaining 43.18% were not indicated to have mental health problems. The conclusion of the study is that most students experience disturbed mental health, so it is hoped that there will be regular mental health screening of students.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1298</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i1.1298</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 66-74</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1298/456</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/608</identifier>
				<datestamp>2020-11-19T03:22:25Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/710</identifier>
				<datestamp>2021-03-31T08:18:25Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGALAMAN NARAPIDANA WANITA DALAM MENGHADAPI PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS) DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN</dc:title>
	<dc:creator>Hindriyastuti, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Listyarini, Anita Dyah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Sebagai populasi minor dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas), wanita memiliki kebutuhan akan pelayanan kesehatan pada umumnya. Narapidana wanita juga mengalami siklus hamil, melahirkan menyusui dan menstruasi. Premenstrual syndrome (PMS) merupakan gejala tidak nyaman yang dirasakan oleh wanita usia reproduktif menjelang menstruasi atau beberapa hari di awal menstruasi. Ketika di Lembaga Pemasyarakatan, narapidana dengan banyak stressore yang memiliki riwayat pre menstrual syndrome ini tentu memiliki ragam pengalaman dalam berkompensasi dengan yang dialami sehingga penting untuk menggali lebih dalam pengalaman yang dialami dan dirasakan oleh para narapidana wanita dalam menghadapi PMS tersebut. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan online in depth interview kepada empat Narapidana wanita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman narapidana wanita dalam menghadapi Pre Mentrual Syndrom (PMS) selama di lembaga pemasyarakatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menghadapi PMS, para narapidana mengalami perasaan yang destruktif seperti cemas, tidak nyaman. Selain itu, narapidana membutuhkan support tenaga kesehatan di lembaga pemaysrakatan. Dalam kaitannya dengan penurunan intensitas nyeri PMS, narapidana merasa bahwa latihan aktifitas fisik yang diadakan oleh Lapas bisa membantu meringankan PMS yang dialami. Dengan demikian, pemberian dukungan secara fisik dan mental sangat diperlukan oleh narapidana menghadapi PMS selama masa tahanan mereka. Kata Kunci: Narapidana Wanita, Lembaga Pemasyarakatan, Pre Mentrual Syndrom (PMS),  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/710</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i1.710</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 34-40</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/710/323</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/191</identifier>
				<datestamp>2017-11-01T03:17:11Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DAN SUSU FORMULA TERHADAP TUMBUH KEMBANG BAYI USIA 3-6 BULAN   DI POSYANDU BALITA GREENVIEW MALANG</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti W, Ari</dc:creator>
	<dc:creator>Mundir, Moh</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tumbuh kembang merupakan proses bertambahnya massa otot secara fisik dan proses perkembangan 4 komponen meliputi motorik kasar, motorik halus, bahasa dan sosial personal. Pemberian nutrisi yang optimal akan menstimulasi perkembangan keempat komponen. Perkembangan motorik kasar dalam mengkoordinasikan gerakan dibutuhkan asupan energi, protein dan berbagai komponen vitamin mineral. Perkembangan motorik halus merupakan kemampuan mengkoordinasikan gerakan halus yang lebih kompleks serta kemampuan sosial personal dan bahasa dipengaruhi lingkungan sekitar serta asupan nutrisi. Di Jawa Timur pada tahun 2016 bayi yang mendapat ASI eksklusif sebanyak 40.54 sedangkan bayi yang mendapat susu formula sebanyak 59.46%. Di Malang bayi yang mendapat ASI eksklusif sebanyak 23.53% sedangkan bayi yang mendapat susu formula sebanyak 76.47%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif dan susu formula terhadap tumbuh kembang bayi usia 3-6 bulan di posyandu balita Greenview Malang. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bayi yang mendapat ASI eksklusif mengalami tumbuh kembang normal sebanyak 13 (92.85%) bayi dan 1 (7.14%) bayi mengalami tumbuh kembang abnormal sedangkan bayi yang mendapat susu formula sebanyak 11 (78.85%) tumbuh kembangnya normal, 2 (14,28) bayi mengalami tumbuh kembang abnormal, 1 (7,14%) bayi tumbuh kembangnya meragukan. Hasil Uji kolmogorov-smirnov dengan P= 0.378&gt; 0.05 maka H1 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ASI Eksklusif dan susu formula dapat direkomendasikan kepada bayi akan tetapi keberhasilan tumbuh kembangnya selain dari asupan nutrisi jugaÂ  dipengaruhi stimulasi yang optimal dari pengasuhKata Kunci: ASI Eksklusif, Susu Formula, Tumbuh Kembang</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/191</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v6i2.191</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/191/143</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2351</identifier>
				<datestamp>2024-10-29T07:31:31Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PEMBERIAN KURMA SUKKARI PADA IBU BERSALIN TERHADAP DURASI PERSALINAN  DI PMB NISA, PMB DIAN DAN PMB FITRI  KABUPATEN MESUJI  TAHUN 2024</dc:title>
	<dc:creator>Indriati, Nisa</dc:creator>
	<dc:creator>Indah, Sriani Purba</dc:creator>
	<dc:creator>Veronica, Septika Yani</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Durasi persalinan; Kurma Sukkari; Fase aktif</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Durasi persalinan erat kaitannya dengan komplikasi partus lama dan perdarahan merupakan masalah sangat penting dan belum terselesaikan karena berkaitan Angka Kematian Ibu (AKI). Berdasarkan prasurvey di PMB wilayah kerja Puskesmas Hadimulyo kasus rujukan persalinan jumlah persalinan dari bulan januari-Februari 2024 berjumlah 50 ibu bersalin yang dilakukan rujukan  terbanyak partus lama sebanyak 5 kasus (10,0%). Kandungan glukosa kurma yang tinggi bermanfaat sebagai tenaga mengedan, sedangkan serotonin dan tannin membantu kontraksi otot polos rahim. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan pengaruh pemberian kurma sukkari pada ibu bersalin terhadap durasi persalinan di PMB Nisa, PMB Dian, dan PMB Fitri Kabupaten Mesuji Tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif rancangan Quasi Eksperiment menggunakan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Populasi ini adalah seluruh Ibu yang akan bersalin normal di PMB Nisa, PMB Dian dan PMB Wahyu diperkirakan berjumlah 26 orang, menggunakan sampel minimal dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 13 orang pada kelompok eksperimen dan 13 orang pada kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (independent t-test). Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata durasi persalinan pada responden yang Diberi Kurma Sukkari lebih cepat yaitu 275,77 menit dan rata-rata Durasi Persalinan pada responden yang Tidak Diberi Kurma Sukkari adalah 347.23 menit. Hasil analisis data didapatkan bahwa ada pengaruh pemberian kurma Sukkari terhadap Durasi Persalinan di PMB Nisa, PMB Dian, dan PMB Wahyu (P Value 0,001&lt;0,05). Saran diharapkan dengan kurma  Sukkari yang memiliki manfaat yang positif untuk mempercepat durasi persalinan normal sehingga diharapkan dapat mengurangi komplikasi persalinan pada ibu Bersalin.Kata Kunci    : Durasi persalinan, Kurma Sukkari, Fase aktif</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2351</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i2.2351</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 172-182</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2351/569</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/32</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:15:13Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengalaman Perawat dalam Pengambilan Keputusan Triage di Instalasi Gawat Darurat RSUD RAA. Soewondo Pati</dc:title>
	<dc:creator>Faidah, Noor</dc:creator>
	<dc:creator>Ratnawaty, Retty</dc:creator>
	<dc:creator>., Setyoadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pelayanan di ruang gawat darurat memerlukan tindakan yang bersifat cepat danÂ  tepat, sertaÂ  pemikiran kritis yang tinggi. Perawat gawat darurat harus mengkaji pasien mereka dengan cepat dan merencanakan intervensi sambil berkolaborasi dengan dokter gawat darurat dan departemen penunjang. Peningkatan jumlah pasien di pelayanan rawat darurat yang mengalami berbagai masalah dari cidera ringan sampai kondisi yang mengancam kehidupan, maka dari itu semua pasien yang datang ke layanan gawat darurat perlu dinilai dan diklasifikasikan dengan menggunakan metode triage untuk diprioritaskan yang memiliki masalah yang paling mendesak dan memerlukan perawatan segera. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam pengambilan keputusanÂ  triage di InstalasiÂ  Gawat Darurat. PenelitianÂ  dilakukan dengan desain fenomenologi pada empat partisipan. Kesimpulan penelitian ini ialah konflik kerjasama dokter-perawat dalam pengambilan keputusan triage, yang mana perawatÂ  bertugas di area triage tersebut sudah menilai dan melakukan pemilahan pasien yang masuk, tetapi ada dokter yang sulit dalam kerjasama,Â  mendominasi serta merasa lebih kompeten, yang menyebabkan tindakan menjadi lambat karena harus menunggu dokter tersebut. Â  Kata kunci : perawat, fenomenologi, pengambilan keputusan, triage</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/32</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i2.32</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/32/78</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1047</identifier>
				<datestamp>2022-03-28T03:59:01Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US"></dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1047</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i1.1047</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1047/394</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/512</identifier>
				<datestamp>2020-03-31T12:27:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN SISTEM PENGELOLAAAN (KONSTRUKSI)  AIR LIMBAH TANGKI SEPTIK DENGAN KANDUNGAN Escherichia coli TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR  GALI</dc:title>
	<dc:creator>Achmad, Bromo Kusumo</dc:creator>
	<dc:creator>Jayadipraja, Erwin Azizi</dc:creator>
	<dc:creator>Sunarsih, Sunarsih</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sumur gali merupakan tempat yang menyediakan air yang berasal dari lapisan tanah yang relatife dekat dengan permukaan tanah, oleh karena itu mudah terkena kontaminasi melalui rembesan yang berasal dari kotoran manusia, hewan, maupun untuk keperluan domestik rumah tangga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konstruksi septik tank dengan kandungan Escherichia Coli pada air sumur gali di Kelurahan Rahandauna, Indonesia. Metode penelitian yang akan digunakan Kuantitatif observasional dengan desain Crossectional Study, dengan jumlah sampel yaitu 35 unit sumur gali dan pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan juli 2019. Parameter yang diukur adalah kandungan Escherichia Coli dalam MPN/100 ml. Kualitas air di bandingan dengan baku mutu yang ditetapkan oleh Permenkes No 416 tahun 1990 untuk air bersih, lalu dihubungkan kualitas air sumur gali dengan konstruksi tangki septik dan jarak.Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh sumur gali terdapat kandungan Escherichia Coli yang melebihi baku mutu 0/100 MPN/ml. Berdasarkan hasil uji statistik, didapatkan hubungan antara kontruksi dan jarak terhadap kualitas Escherichia Coli terhadap air sumur gali (p&lt;0,05. Kesiompulan yang diperoleh adalah Ada hubungan konstruksi tangki septik dengan kandungan E.Coli air sumur gali ada hubungan jarak tangki septik  dengankandungan E.Coli air sumur gali. Kata Kunci: Kontruksi Tangki Septik, Sumur Gali,MPN. E.coli</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/512</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i1.512</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 24-36</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/512/232</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2993</identifier>
				<datestamp>2025-12-11T10:09:49Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:BM</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Back Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penerbitan Jurnal Ilmiah “Cendekia Utama” ditujukan untuk memberikan informasi hasil- hasil penelitian dalam bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-12-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2993</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i3.2993</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 294-299</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2993/656</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/100</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:20:23Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR THERAPY BERDASARKAN PROFILE MULTIMODAL THERAPY PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT DR. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR TAHUN 2012</dc:title>
	<dc:creator>Hastuti, Retno Yuli</dc:creator>
	<dc:creator>Keliat, Budi Anna</dc:creator>
	<dc:creator>., Mustikasari</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rational emotive behavior therapy (REBT) profil terapi multimodal berdasarkan perubahan gejala dan kemampuan perilaku kekerasan klien di RSMM Bogor. desain penelitian Quasi-eksperimental dengan sejumlah 56 responden. 28 responden harus mendapatkan Profil terapi multimodal Terapi REBT sebagai kelompok intervensi, 28 responden sebagai kelompok non intervensi. Penelitian ini menemukan penurunan gejala perilaku kekerasan yang lebih besar daripada tidak mendapatkan profil berdasarkan REBT terapi multimodal (p value &lt;0,05). Kognitif, afektif klien danperilaku yang mendapatkan REBT berdasarkan profil terapi multimodal meningkat secara signifikan (p value &lt;0,05) hasil klien mengalami pengurangan gejala kekerasan perilaku 48%, secara efektif meningkatkan kognitif, afektif dan perilaku untuk 57%. Profil terapi multimodal direkomendasikan sebagai skrining klien akan diberikan pengobatan spesialis dalam rational emotive behavior therapy.Kata kunci : profil terapi multimodal, terapi perilaku rasional emotif, gejala perilaku kekerasan,kognitif, afektif, perilaku Pustaka 93 (1976-2011).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/100</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i4.100</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/100/99</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1259</identifier>
				<datestamp>2023-10-31T09:29:02Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">LITERATURE REVIEW: KOMPRESI DADA MEKANIS DAN KOMPRESI DADA MANUAL PADA PASIEN DENGAN HENTI JANTUNG</dc:title>
	<dc:creator>S.Kep, Ns, Wahadi</dc:creator>
	<dc:creator>Hariyati, Rr. Tutik Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Nova, Prima Agustina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar belakang: Resusitasi jantung paru merupakan tindakan darurat kompresi dada dan ventilasi. Kedalaman dan kecepatan kompresi dada sangat berpengaruh terhadap kualitas resusitasi jantung paru (RJP). Kompresi dada dapat dilakukan secara mekanis dan manual. Tujuan: studi ini bertujuan untuk mengetahui kompresi dada mekanis dan kompresi dada manual pada pasien henti jantung. Metode: metode yang digunakan dalam studi ini adalah review artikel yang dipublikasikan di database elektronik yaitu PubMed, Google Scholar, ScienceDirect dalam rentang tahun 2017-2022. Kata kunci yang digunakan adalah kompresi dada mekanis, kompresi dada manual, henti jantung, resusitasi jantung paru. Hasil: dari 18 artikel yang di review dalam studi ini lima dari tujuh artikel menunjukkan tidak ada perbedaan kompresi dada mekanis dan kompresi dada manual terhadap kembalinya sirkulasi spontan (ROSC), 3 artikel menunjukkan tidak ada perbedaan dalam cedera yang ditimbulkan akibat RJP, 3 artikel menunjukkan tidak ada perbedaan terhadap hasil neurologis dan prognostik. Pada saat transportasi pasien, 3 artikel menunjukkan penggunaan kompresi dada mekanis lebih bisa mempertahankan RJP yang berkualitas tinggi daripada kompresi dada manual. Sementara itu ada 1 artikel menunjukkan biaya yang lebih besar pada penggunaan kompresi dada mekanis dan 1 artikel menunjukkan pengosongan dan pengisian ventrikel kanan yang lebih efektif pada penggunaan kompresi dada mekanis. Kesimpulan: Resusitasi jantung paru menggunakan kompresi dada mekanis tidak lebih baik dari kompresi dada manual, namun pada saat transportasi pasien RJP menggunakan kompresi dada mekanis lebih dapat mempertahankan RJP yang berkualitas tinggi dibandingkan dengan kompresi dada manual.Kata Kunci: Kompresi dada mekanis, kompresi dada manual, resusitasi jantung paru, henti jantung</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1259</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i3.1259</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 169-187</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1259/503</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/619</identifier>
				<datestamp>2020-11-23T04:07:34Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:BM</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/759</identifier>
				<datestamp>2021-07-30T15:31:55Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PENGGUNAAN ALLIUM CEPA DAN ALLIUM SATIVUM DALAM MPASI SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN MAKAN PADA ANAK</dc:title>
	<dc:creator>Munjidah, Annif</dc:creator>
	<dc:creator>Masita, Elly Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK MPASI home made (rumahan) telah banyak dikembangkan sesuai dengan rekomendasi WHO, selain mengandung zat gizi lengkap juga telah menggunakan bumbu dapur, baik itu olahan kukus, rebus, goreng atau tumis. Khazanah rasa pada makanan berkaitan dengan penggunaan racikan bumbu dapur. Bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) merupakan bumbu dasar yang sering dipakai pada resep masakan orang dewasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan allium cepa dan allium sativum dalam MPASI sebagai upaya perbaikan makan anak. Metode analitik quasi eksperimental one group pre post test desain. Populasi adalah anak bersusia 6 sampai sebelum 2 (dua) tahun dengan masalah makan (small eater) di Surabaya dan Gresik. Tehnik pengambilna sample dengan Purposive sampling lokasi pengambilan data di Surabaya dan Gresik dan waktu pengumpulan data bulan Maret sampai Mei 2021. Uji analisis menggunakan uji paired t-test didapatkan nilai P = 0,00. Terdapat pengaruh yang signifikan penambahan bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) terhadap perbaikan makan anak. Penambahan bumbu dasar bawang merah (allium cepa) dan bawang putih (allium sativum) dapat menambah aroma dan khasanah rasa pada MPASI, diharapkan ibu / pengasuh anak dapat memberikan MPASI dengan dilengkapi bumbu dasar untuk meningkatkan minat anak terhadap konsumsi makanan.Kata Kunci: MPASI, allium cepa, allium sativum</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/759</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i2.759</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 135-140</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/759/329</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1119</identifier>
				<datestamp>2022-07-26T10:21:29Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:BM</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Back Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penerbitan Jurnal Ilmiah “Cendekia Utama” ditujukan untuk memberikan informasi hasil- hasil penelitian dalam bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1119</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i2.1119</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 183-188</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1119/407</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/593</identifier>
				<datestamp>2020-11-21T09:21:39Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENAPISAN FITOKIMIA DAN ANALISIS KADAR FLAVONOID TOTAL  RIMPANG TEMU MANGGA (Curcuma mangga Valeton &amp; Zijp.) DENGAN PERBEDAAN POLARITAS PELARUT</dc:title>
	<dc:creator>Susiloningrum, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Indrawati, Dania</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Rimpang temu mangga (Curcuma mangga Valeton &amp; Zijp.), Kadar Flavonoid Total, etanol, etil asetat</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rimpang temu mangga merupakan salah satu tanaman keluarga Zingeberaceae. Rimpang ini banyak ditemukan di Indonesia dan digunakan sebagai tanaman obat. Salah satu metabolit dalam tanaman ini adalah flavonoid. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui metabolit sekunder dan kadar flavonoid dari rimpang temu mangga dengan perbedaan polaritas pelarut. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Rimpang temu mangga diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 80 % dan etil asetat. Ekstrak etanol 80 % dan ekstrak etil asetat dilakukan pengujian kandungan metabolit sekunder dengan cara penapisan fitokimia metode tabung dan kromatografi lapis tipis (KLT). Penentuan kadar flavonoid total menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Data dianalisis menggunakan uji normalitas data Shapiro-Wilk dan homogenitas dan dilanjutkan uji independent sample t-test. Hasil Penapisan fitokimia metode tabung ekstrak etanol 80 % dan ekstrak etil asetat mengandung flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid. Analisis kromatografi lapis tipis pada ekstrak etanol 80 % dan ekstrak etil asetat mengandung flavonoid yaitu timbulnya bercak noda berwarna kuning dengan nilai Rf berturut-turut yaitu 0,68 dan 0,7. Berdasarkan uji independent sample t test tidak ada perbedaan bermakna pada kadar flavonoid total ekstrak etanol 80 % dan ekstrak etil asetat yaitu 65,77 % ± 2,21 dan 60,92 % ± 4,55.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/593</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i2.593</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 126-136</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/593/253</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/3209</identifier>
				<datestamp>2026-04-06T14:23:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat “Cendekia Utama” merupakan Jurnal Ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2026-04-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/3209</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v15i1.3209</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i - iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/3209/685</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/148</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:21:44Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Deskriptif Penggunaan Antibiotik untuk Pengobatan Demam Tifoid pada Pasien Anak</dc:title>
	<dc:creator>Megawati, Annik</dc:creator>
	<dc:creator>Erlifanti, Elsa</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Demam tifoid merupakan penyakit infeksi systemik akut yang muncul di negara-negara berkembang dengan tingkat sanitasi yang rendah. Menurut WHO, demam tifoid terjadi sekitar 15 juta kasus/tahun di dunia dan Indonesia merupakan Negara dengan angka kejadian demam tifoid yang tinggi yaitu sekitar 900.000 kasus/tahun disertai 20.000 kematian/tahun.Mengetahui penggunaan obatan tibiotik dan mengetahui tingkat kerasionalan penggunaan obatantibiotik pada demam tifoid pasien anak.Rancangan penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dengan melihat rekam medis pasien anak yang didiagnosa demam tifoidHasil penelitian ini Penelitian terhadap karakteristik kerasionalan berdasarkan tepat pasien sebanyak 17 pasien (100%), tepat indikasi sebanyak 17 pasien (100%), tepat obat sebayak 15 pasien (88,2%), tepat dosis sebanyak 16 pasien (94,1%), tepat cara dan lama pemberian sebanyak 17 pasien (100%) dan waspada terhadap efek sebanyak 17 pasien (100%). Berdasarkan penelitian tentang Study deskriptif Â penggunaan antibiotik pada demam tifoid pada pasien anak secara keseluruhan hampir dinyatakan rasional dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.Â Kata Kunci :Â DemamTifoid, Kerasionalan, Antibiotik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/148</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i5.148</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/148/116</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1769</identifier>
				<datestamp>2023-10-31T09:29:02Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:BM</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Back Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penerbitan Jurnal Ilmiah “Cendekia Utama” ditujukan untuk memberikan informasi hasil- hasil penelitian dalam bidang keperawatan dan kesehatan masyarakat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1769</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i3.1769</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1769/515</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/5</identifier>
				<datestamp>2013-04-10T02:23:36Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pelaksanaan Teknik Relaksasi Pernafasan Terhadap Perubahan Respon Stress Pasien Hipertensi Di Rawat Inap Rumah Sakit Umum RA Kartini Jepara</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Andy Sofyan</dc:creator>
	<dc:creator>Dharmawati, Endah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Intervensi untuk mengatasi masalah pasien khususnya di bidang keperawatan merupakan sesuatu yang perlu dikembangkan dimana salah satu intervensi yang efektif untuk mengurangi respon stress pada pasien hipertensi adalah teknik relaksasi pernafasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik relaksasi nafas dalam terhadap respon stress pasien hipertensi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan pendekatan observasional, rancangan penelitian one group pra-post test design. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifi kansi &lt;0,05. Hasil penelitian menujukkan bahwa pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon nadi pada pasien hipertensi di RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai signifi kansi 0,000 (&lt;0,05). Ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon tekanan darah systole dan diastole pada pasien hipertensi di RSUD RA. Kartini Jepara dengan nilai signifi kansi 0,000 (&lt;0,05). Ada pengaruh yang teknik relaksasi pernafasan terhadap respon pernafasan pada pasien hipertensi di RSU RA Kartini Jepara dengan nilai signifikansi 0,000 (&lt;0,05). Ada pengaruh teknik relaksasi pernafasan terhadap respon stress pada pasien hipertensi di RSUD RA Kartini Jepara dengan nilai signifikansi 0,000 (&lt;0,05).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2012-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/5</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i1.5</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/5/6</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/754</identifier>
				<datestamp>2021-10-28T05:17:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS IMPLEMENTASI PERDA KABUPATEN BANTUL NO.11 TAHUN 2015 TENTANG PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS PADA KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DISABILITAS</dc:title>
	<dc:creator>PUSPITO, HERI</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">remaja, penyandang disabilitas, Hak Kesehatan Reproduksi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Remaja penyandang disabilitas merupakan kelompok rentan terhadap pelecehan dan kekerasan seksual. Penyandang disabilitas juga makhluk seksual yg perlu diperhatikan kesehatan reproduksinya. Pemda Bantul membuat Perda No.11 tahun 2015 untuk memenuhi hak-hak penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran implementasi kebijakan, khususnya hak-hak kesehatan reproduksi pada remaja disabilitas SLB Negeri di Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pemilihan informan dengan purposive sampling, data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Penelitian di lingkungan Pemerintahan Kab.Bantul, Juni-Juli 2019. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Perda Bantul No.11 tahun 2015 belum berjalan baik, upaya pemenuhan hak-hak promotif dan preventif belum dicapai. Adanya pengaruh dari Isi Perda, Karakteristik dan kemampuan pelaksana, disposisi pelaksana, serta kondisi lingkungan menyebabkan implementasi menjadi tidak maksimal. Perlu adanya revisi pasal 29 dan 30, menetapkan juklak dan juknis, mengadakan penandatanganan komitmen pelaksana, meningkatkan keterampilan kespro tenaga kesehatan dan guru, serta pelibatan orangtua dalam Pendidikan kespro</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/754</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i3.754</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 217-227</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/754/355</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/302</identifier>
				<datestamp>2019-05-01T04:46:12Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HEALTH BELIEF  PENDERITA TUBERKULOSIS PARU RELAPS DI BALAI KESEHATAN MASYARAKAT (BALKESMAS) WILAYAH KLATEN:Studi Fenomenologi</dc:title>
	<dc:creator>Nurhidayati, Istianna</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistyowati, Arlina Dhian</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Aprilia Yuva Kusuma Sari</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Banyaknya penderita TB mengalami kekambuhan berulang, adanya dampak, permasalahan baru. Penderita harus melakukan tindakan agar tidak terjadi kekambuhan berulang, salah satunya mematuhi regimen pengobatan.Â  Seseorang dapat mematuhi regimen pengobatan didasarkan adanya health belief. Tujuan penelitian untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang arti dan makna pengalaman health belief penderita TB relaps. Metode menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Populasi penelitian ini 9 health belief penderita TB relaps di BALKESMAS wilayah Klaten. Data dikumpulkan dari 5 partisipan menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam terstruktur, observasi dan data sekunder. Analisa data menggunakan Colaizzi (1978). Hasil penelitian diperoleh tigabelas tema, yaitu pengertian kambuh, tanda dan gejala kambuh, cara penularan kekambuhan, faktor yang menyebabkan kekambuhan, resiko kambuh, tindakan pencegahan kekambuhan, dampak kambuhnya TB, tanda dan gejala penyakit TB kambuh membaik, hambatan yang dirasakan penderita TB kambuh, support system, penderita TB kambuh mengalami gangguan harga diri, kondisi emosional penderita TB kambuh, kualitas pelayanan penderita TB kambuh di BALKESMAS. Kesimpulan perawat harus lebih meningkatkan pendampingan, memandirikan didalam memberikan intervensi memodifikasi lingkungan sesuai syarat lingkungkan sehat.Â Kata kunci: Health Belief, Tuberkulosis Paru Relaps</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/302</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v8i1.302</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 17-34</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/302/193</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2914</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:07:10Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Implementation of SDKI, SLKI, and SIKI in Nursing Documentation at Health Centers in Probolinggo Regency</dc:title>
	<dc:creator>Washilah, Wardatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Penerapan; SDKI SLKI dan SIKI; dokumentasi keperawatan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">  ABSTRAK Permasalahan yang terjadi di Indonesia adalah masih terdapat perawat yang tidak melakukan pendokumentasian proses keperawatan dengan lengkap. Ketidaklengkapan tersebut dapat berdampak pada nilai hukum, komunikasi, pendidikan maupun penelitian. Dokumentasi asuhan keperawatan merupakan suatu kegiatan pencatatan, pelaporan atau merekam suatu kejadian, serta aktifitas yang dilakukan dalam bentuk pemberian pelayanan yang dianggap penting dan berharga. Pendokumentasian dalam keperawatan mencakup informasi lengkap tentang status kesehatan pasien, kegiatan asuhan keperawatan serta respon pasien terhadap asuhan yang diterimanya. Sejak tahun 2017 PPNI selaku asosiasi perawat indonesia telah menetapkan penggunaan SDKI,SLKI dan SIKI sebagai standar asuhan keperawatan yang digunakan oleh perawat seluruh indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa jauh penerapan SDKI,SLKI dan SIKI selaku standar asuhan keperawatan nasional diterapkan dalam pendokumentasian asuhan keperawatan yang ada di puskesmas kabupaten probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik Deskriptive. Populasinya adalah Dokumentasi keperawatan di Puskesmas Kabupaten Probolinggo dengan dengan menggunakan simple random sampling yang berjumlah 90 rekam medik.hasil yang didapatkan adalah 1. Pengkajian keperawatan telah dilakukan dengan sangat baik terbukti dari penggunaan formulir baku dan data yang aktual serta valid (100%). 2. Diagnosa keperawatan masih belum optimal, karena hanya sebagian kecil perawat yang menyusun diagnosa lengkap (6.7%) dan belum ada yang menyusun diagnosa risiko sesuai format SDKI. 3. Luaran dan intervensi keperawatan sudah menunjukkan kesesuaian dengan masalah keperawatan dan kolaborasi antar profesi, namun penggunaan metode SMART dan scoring masih sangat rendah (33.3% dan 0%). 4. Implementasi keperawatan sebagian besar dilaksanakan dengan baik terutama dalam pencatatan dan kolaborasi, namun masih minim dalam hal edukasi pasien, serta tidak ditemukan pelaksanaan prosedur baku secara konsisten. 5. Evaluasi keperawatan dilakukan secara menyeluruh dan terdokumentasi di semua rekam medis (100%). Kata Kunci : Penerapan, SDKI SLKI dan SIKI, dokumentasi keperawatan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2914</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i2.2914</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 120-124</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2914/637</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/59</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:18:09Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keadaan Kardiomegali pada Pasien Gagal Jantung Kongestif</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Andy Sofyan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Prevalensi kejadian gagal jantung semakin meningkat, di RSUD RAA Soewondo Pati kejadian gagal jantung kongestif meningkat dalam 3 tahun terakhir (2011-2013). Keadaan kardiomegaliÂ  merupakan keadaan yang diakibatkan karena adanya peningkatan beban jantung yang diikuti dengan penambahan jumlah sarkomer secara pararel atau serial yang berakhir pada keadaan hipertrofi sebagai kompensasi jantung, pada akhirnya keadaan ini akan berpengaruh pada penurunan kualitas kontraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan keadaan kardiomegali pada pasien gagal jantung kongestif. Desain penelitian menggunakan deskriptif survey. Jumlah sampel yang digunakan 41 sampel dengan purposive sampling. Penelitian ini mendapatkan bahwa sebagian besar pasien gagal jantung kongestif tidak mengalami kardiomegali yaitu 51,4% sedangkan yang mengalami kardiomegali 48,6%. Penelitian ini merekomendasikan bahwa keadaan kardiomegali yang dilihat dari nilai CTR maupun gambaran EKG dapat gunakan sebagai salah satu indicator penurunan kualitas kontraksi jantung namun perlu adanya data pendukung yang lain. Kata kunci : CHF, Kardiomegali</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/59</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i3.59</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/59/31</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1418</identifier>
				<datestamp>2023-03-28T02:39:43Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN LANSIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULELENG I</dc:title>
	<dc:creator>Trisiani, Komang Yuni</dc:creator>
	<dc:creator>Suarmini, Kadek Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Dwijayanti, Lina Anggaraeni</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Putu Dian Prima Kusuma</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Elderly; Posyandu; Pandemic</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Pelayanan kesehatan yang mengalami peningkatan kualitas tiap tahun mempengaruhi bertambahnya jumlah penduduk khususnya lansia. Banyak lansia yang mendapatkan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan posyandu lansia dengan baik sehingga Usia Harapan Hidup (UUH) lansia terus meningkat. Jumlah lansia semakin tahun semakin meningkat. Namun ada penurunan jumlah kunjungan posyandu lansia. Apalagi dimasa pandemi ini, kunjungan dan pemanfaatan posyandu lansia sedikit menurun dibandingan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, petugas kesehatan, pelayan kesehatan, sikap petugas, dukungan keluarga. Beberapa hasil penelitian menyebutkan hal yang serupa, pengetahuan lansia, jarak rumah dengan lokasi posyandu, sarana dan prasarana yang kurang memadai, kurangnya informasi tentang posyandu lansia, ekonomi dan penghasilan, kurangnya dukungan keluarga, sikap dan perilaku lansia yang tertutup, dan adanya fasilitas lain yang diberikan pemerintah Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kunjungan lansia pada masa pandemi Covid-19 di posyandu wilayah kerja Puskesmas Buleleng I. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Cross sectional. Populasinya lansia yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Buleleng I dengan jumlah sampel 89 serta pengambilan sampel dengan Non Probability Sampling. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini yaitu chi square. Hasil pada penelitian ini didapatkan bahwa semua variabel nilai p value dibawah 0,05 yaitu Ada hubungan antara tingkat pengetahuan lansia (p value 0,0)3, sikap (p value 0,009). pelayanan petugas kesehatan (p value 0,000). dukungan (p value 0,006) dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kunjungan lansia ke posyandu lansia dipengaruhi oleh pengetahuan lansia, sikap, pelayanan petugas kesehatan serta dukungan keluarga. Kata Kunci: Lansia, Posyandu, Pandemi ABSTRACT Health services that have increased in quality each year affect the increase in the number of people, especially the elderly. Many elderly people get health facilities such as puskesmas and posyandu for the elderly so that the Life Expectancy Age (UUH) of the elderly continues to increase. The number of elderly people is increasing every year. However, there is a decrease in the number of visits to the elderly posyandu. Especially during this pandemic, visits and utilization of posyandu for the elderly has decreased slightly compared to the previous year. This is influenced by age, gender, education, occupation, knowledge, health workers, health services, attitudes of officers, family support. Some research results mention the same thing, the knowledge of the elderly, the distance from the house tothe posyandu location, inadequate facilities and infrastructure, lack of information about posyandu for the elderly, economy and income, lack of family support, closed attitudes and behavior of the elderly, and the existence of other facilities. given by the government. The purpose of this study is to determine the factors that influence elderly visits during the Covid-19 pandemic at the posyandu in the working area of the Buleleng I Health Center. The research method used in this study was cross sectional. The population is the elderly who are in the Work Area of the Buleleng I Health Center with a total sample of 89 and the sampling is non-probability sampling. The statistical test used in this study is chi square. The results in this study found that all variables p value below 0.05, namely there is a relationship between the level of knowledge of the elderly (p value 0.0)3, attitude (p value 0.009). health care workers (p value 0.000). support (p value 0.006) with elderly visits to posyandu for the elderly. It can be concluded that the level of elderly visits to the elderly posyandu is influenced by the knowledge of the elderly, attitudes, services of health workers and family supportKeywords: Elderly, Posyandu, Pandemic</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1418</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i1.1418</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 28-34</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1418/451</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1418/280</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/628</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T07:40:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGETAHUAN STANDART LABELING TRIAGE DENGAN TINDAKAN KEGAWATAN BERDASARKAN STANDART LABELING TRIAGE</dc:title>
	<dc:creator>Zahroh, Roihatul</dc:creator>
	<dc:creator>Basri, Ahmad Hasan</dc:creator>
	<dc:creator>Kurniawati, Elok</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Pengetahuan tentang standart labeling triase erat kaitannya dengan tindakan kegawatan berdasarkan standart labeling triase. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang standart labeling triase dengan tindakan kegawatan berdasarkan standart labeling triase di  Instalasi Gawat Darurat. Metode yang digunakan adalah desain penelitian cross sectional dengan subyek penelitian sebanyak 24 orang dengan metode total sampling di Instalasi Gawat Darurat RSUD Bhakti Dharma Husada. Dengan variabel independen adalah pengetahuan tentang standart labeling triase dilihat dengan kuesioner dan variabel dependen tentang tindakan perawat berdasarkan standart labeling triase dilakukan dengan observasi. Selanjutnya data diolah menggunakan analisis spearman rank corelation dengan signifikasi &lt; 0,05. Hasil penelitian dengan uji statistik spearman’s rho didapatkan nilai signifikan (2-tailed)= 0,002 yang berarti ada hubungan pengetahuan tentang triase. Sedangkan nilai kolerasi = 0,590 artinya ada derajat hubungan kuat antara pengetahuan tentang standart labeling triase dengan tindakan kegawatan berdasarkan standart labeling triase. Dari hasil penelitian ini diharapkan adanya gambaran bagi perawat bahwa begitu besarnya pengaruh pengetahuan dalam penangan penderita gawat darurat. Sehingga termotivasi untuk melakukan tindakan yang lebih baik dengan cara peningkatan pengetahuan dengan diskusi/seminar, pelatihan atau melanjutkan pendidikan formal. Kata Kunci: Pengetahuan, Tindakan Kegawatan, Standart Labeling Triase</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/628</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i3.628</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 252-259</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/628/286</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/189</identifier>
				<datestamp>2017-11-01T02:52:15Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EDUKASI BERBASIS VIDEO MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN PERKEMBANGAN PADA BBLR</dc:title>
	<dc:creator>Oktiawati, Anisa</dc:creator>
	<dc:creator>Rustina, Yeni</dc:creator>
	<dc:creator>Chodidjah, Siti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bayi berat lahir rendah yang dirawat inap akan mendapatkan stimulus yang menyakitkan sehingga menyebabkan bayi stres. Salah satu strategi untuk mengurangi stres dengan asuhan perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh pemberian informasi berbasis video terhadap pengetahuan dan motivasi perawat dalam melakukan asuhan perkembangan saat merawat BBLR. Desain penelitian ini adalah Pre-Post test Non Equivalent Control Group Design. Besar sampel 30 perawat yang terbagi dalam 2 kelompok; kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15), diambil dengan rumus uji hipotesis beda 2 mean independent. Analisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Terdapat perbedaan yang bermakna pengetahuan dan motivasi yang diberikan informasi berbasis video dengan yang tidak diberikan informasi berbasis video. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlu adanya sosialisasi tentang asuhan perkembangan berbasis video kepada perawat lain di rumah sakit.Kata kunci: Asuhan perkembangan,BBLR,Â  motivasi, pengetahuan, video</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/189</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v6i2.189</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/189/141</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2285</identifier>
				<datestamp>2024-10-29T07:31:30Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI DENGAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA REMAJA PUTRI</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Ni Kadek Ayu Tamara Widya</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Putu Dian Prima Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Sugiartini, Desak Ketut</dc:creator>
	<dc:creator>Dwijayanti, Lina Anggaraeni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengetahuan; motivasi; pemeriksaan payudara sendiri</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKKanker payudara termasuk katagori tumor ganas yang menyerang jaringan payudara yang disebabkan oleh saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara. Deteksi dini dilakukan terutama pada usia remaja dengan peningkatan kewaspadaan disertai pengobatan yang sesuai dipercaya dapat menurunkan jumlah kematian karena kanker payudara. Dengan adanya pengetahuan yang baik tentang sadari maka dapat memotivasi seseorang untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri pada remaja putri. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian non eksperimen. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Klungkung Desa Timuhun pada bulan Juni 2023. Populasi yang digunakan adalah seluruh remaja putri di Desa Timuhun berjumlah 103 remaja dengan menggunakan rumus solvin didapatkan jumlah sampel sebanyak 56 orang dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Menggunakan alat pengumpulan data berupa kuesioner pengetahuan, motivasi dan pemeriksaan payudara sendiri. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat, analisis univariat meliputi pengetahuan remaja putri, motivasi dan praktik pemeriksaan payudara sendiri pada remaja putri disajikan dalam tabel distribusi frekuensi. Sedangkan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan p-value = 0,004 (sig&lt;0,05) artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik pemeriksaan SADARI. Hasil uji dengan chi-square ditemukan p-value = 0,000 (sig&lt;0,05) artinya ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik pemeriksaan SADARI. Kata kunci: Pengetahuan, motivasi, pemeriksaan payudara sendiri  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-08-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2285</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i2.2285</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 124-131</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2285/562</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/22</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:15:13Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Penurunan Fungsi Memori Jangka Pendek antara Berat Badan Lebih dan Kurang dari Normal pada Anak Usia Sekolah (Kelas 1-6)</dc:title>
	<dc:creator>Purwandari, Nila Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Hartini, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berat badan lebih dan berat badan kurang pada anak beresiko tinggi menjadi obesitas dimasa dewasa dan gizi buruk bagi berat badan kurang. Berat badan lebih dan kurang berpotensi menyebabkan penyakit metabolik dan penyakit degeneratif dikemudian hari. Munculnya masalah tentang penurunan fungsi kognitif pada anak menjadi konsekuensi penting lain dari meledaknya masalah kesehatan terkait berat badan lebih dan kurang. Fungsi memori dan belajar merupakan salah satu dari fungsi kognitif dimana kecepatan proses kognitif diketahui bergantung dari derajat aktivasi memori jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan antara berat badan lebih dan kurang dari normal dengan penurunan fungsi memori jangka pendek pada anak usia sekolah (kelas 1-6). Penelitian ini melibatkan 23 responden berat badan lebih dan 23 responden berat badan kurang kelas 1-6 di MI Darul ULUM I Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode komparatif studi dengan pendekatan cross sectional.  Penelitian ini memperoleh hasil nilai rata-rata fungsi memori jangka pendek pada anak berat badan lebih, lebih rendah (11.34) dibandingkan dengan nilai rata-rata anak berat badan kurang (14.44). Hasil analisa antara berat badan lebih dan kurang terhadap penurunan fungsi memori jangka pendek menggunakan T-Test Independen menghasilkan Ï value 0,007 atau &lt; taraf signifikan (Î± :0,05) dengan koefisien perbedaan (t) sebesar 2.856. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan antara berat badan lebih dan kurang dari normal terhadap penurunan fungsi memori jangka pendek.   Kata KunciÂ Â Â Â Â Â Â Â   : Berat Badan Lebih, Berat Badan Kurang, Fungsi Memori Jangka Pendek.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/22</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i2.22</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/22/73</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1041</identifier>
				<datestamp>2022-03-28T03:59:01Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN MACAM RUJUKAN KEGAWATDARURATAN DENGAN KELUARAN MATERNAL NEONATAL DALAM MASA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Novianti, Hinda</dc:creator>
	<dc:creator>Safitri, Yati Isnaini</dc:creator>
	<dc:creator>Munjidah, Annif</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Rujukan; Maternal; Neonatal</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKÂ Kasus kegawatdaruratan maternal dapat terjadi setiap saat selama proses kehamilan, persalinan dan masa nifas, seperti kasus preeklampsia/eklampsia, perdarahan, sepsis, dan lain-lain. Pada tahun 2020 Angka Kematian Ibu di Jawa Timur mencapai 89,81 per 100.000 kelahiran hidup. Namun banyaknya kasus covid 19 di masa pandemi saat ini bisaÂ  memicu pasien dan keluarga takut bahkan menolak untuk dirujuk ke rumah sakit. Keterlambatan rujukan masih menjadi penyebab non obstetrik kematian ibu dan bayi di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh macam rujukan kegawatdaruratan maternal terhadap keluaran maternal neonatal. Desain dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Klinik Jasmine dan PMB Nanik pada bulan Januari sampai Juni 2021. Sampelnya adalah ibu hamil, bersalin dan nifas yang mengalami kegawatdaruratan obstetric sebanyak 47 responden. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling dengan metode total sampling. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil Asimp.Sig 0,000 &lt; 0,05, maka H0 ditolak, artinya terdapat hubungan antara Macam Rujukan dengan Keluaran Maternal Neonatal . Dari 47 responden, sebagian besar rujukan tepat waktu dan sebagian besar ibu dan bayi lahir kondisi sehat. Artinya meskipun kondisi pandemic covid membuat masyarakat takut untuk dirujuk ke rumah sakit, namun kesadaran mereka untuk mengikuti anjuran petugas kesehatan demi keselamatan ibu dan bayi cukup tinggi. Untuk itu sangat diperlukan penyuluhan kepada masyarakat luas akan pentingnya pengambilan keputusan yang cepat dan tepat pada kasus kegawatdaruratan pada kehamilan, persalinan dan nifas.Â Kata Kunci: Rujukan; Maternal; Neonatal</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1041</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i1.1041</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 65-70</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1041/389</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/416</identifier>
				<datestamp>2019-11-02T17:11:17Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA DI KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Endang Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Dwiantoro, Luki</dc:creator>
	<dc:creator>Denny, Hanifa Maher</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) merupakan hal yang penting dalam program peningkatan keselamatan pasien.Pelaporan insiden dapat membantu menemukan dan menyelesaikan masalah dengan mengaplikasikan metode problem solvingsebagai sebuah pembelajaran (learning).Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien (IKP) di sebuah rumah sakit swasta di Kudus.Penelitian ini adalahpenelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam (in-depth interview)dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan  kepada dua informan utama yaitu kepala Bagian Mutu Akreditasi dan perawat pelaksana yang terkait langsung dengan pelaporan insiden, enam informan penunjang,serta satu informan triangulasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan oleh sebuah rumah sakit swasta di Kudus. Struktur organisasi Bagian Mutu Akreditasi dimana terdapat divisimutu klinis. Pedoman dan panduan pelaporan insiden pun sudah dibuat, tetapi petugas dalam struktur organisasi mempunyai peran ganda sehingga uraian tugas tidak dikerjakan secara optimal. Pelaporan insiden di rumah sakit dilakukan ketika terjadi insiden, dengan menggunakan aplikasi SINDEN yang dibuat oleh rumah sakit berdasarkan formulir pelaporan insiden manual yang dikeluarkan oleh Kemenkes.Beberapa jenis insiden yang harus dilaporkan adalah Kejadian Tidak Diharapkan (KTD), Kejadian Tidak Cedera (KTC), Kondisi Potensial Cedera (KPC) atau Kejadian Nyaris Cedera (KNC) yang menimpa pasien atau keluarga dan pengunjung. Pelaporan insiden dilakukan secara lengkap (100%) dan ketepatan sudah mencapai 90%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaporan insiden sudah dilakukan sesuai alur yang ditetapkan. Terdapat panduan pelaporan insiden yang disahkan oleh direktur. Pelaporan dilakukan oleh orang yang pertama kali menemukan insiden dan ia segera membuat pelaporan dalam kurun waktu 2x24 jam secara online menggunakan program Sinden.  Kata Kunci: Sistem Pelaporan Insiden, Keselamatan Pasien, Organisasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/416</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v8i2.416</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 169-180</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/416/216</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2874</identifier>
				<datestamp>2025-12-11T10:09:49Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Efektivitas Bekam Basah dan Bekam Kering dalam Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Rumah Sehat RA</dc:title>
	<dc:creator>Handayani, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Budiasih, Anggit Trias</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Wijayanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Hipertensi, Bekam Basah dan Bekam Kering</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan 90-95% kasus didominasi oleh hipertensi esensial, dimana salah satu terapi non farmakologi dari hipertensi adalah bekam. Terapi bekam merupakan salah satu terapi komplementer untuk mengatasi hipertensi. Tujuan: untuk mengetahui Perbedaan Efektivitas Bekam Basah dan Bekam Kering Dalam Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Rumah Sehat R.A. Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment pre post test without control group dilakukan di Rumah Sehat R.A dengan metode pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 48 peserta. Uji analisis bivariat yang digunakan adalah uji Mann Whitney karena data tidak terdistribusi normal. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk bekam basah dan bekam kering yang dilakukan, terbukti efektif mampu menurunkan tekanan darah dibuktikan dengan adanya selisih tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Intervensi bekam basah pada pasien didapatkan selisih penurunan tekanan darah sistolik yaitu sebesar 33.12 mmHg, sedangkan untuk selisih penurunan tekanan darah diastolik sebesar 17.29 mmHg. Sedangkan pada intervensi bekam kering, didapatkan selisih penurunan tekanan darah sistolik sebesar 12.29 mmHg dan selisih penurunan tekanan darah diastolik yaitu sebesar 11.45 mmHg. Uji Man Whitney dimana didapatkan pada bekam basah baik tekanan darah sistolik dan diastolic mendapatkan nilai p &lt; 0.001 dan pada bekam kering dengan nilai p &lt; 0.008, yang berarti nilai p &lt;0.05 menunjukkan bahwa ada ada perbedaan efektivitas terkait bekam basah dan bekam kering, dimana bekam basah lebih efektif menurunkan tekanan darah dibandingkan bekam kering.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-12-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2874</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i3.2874</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 256-264</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2874/651</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/82</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:18:48Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Uji Efek Penghambatan Anafilaksis Kutan Aktif Kombinasi Ekstrak Etanol 95% Biji Jintan Hitam dan Herba Sambiloto pada Tikus yang Diinduksi Ovalbumin</dc:title>
	<dc:creator>Palupi, Dian Arsanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Biji jintan hitam dengan kandungan minyak atsiri dan herba sambiloto dengan kandungan flavonoid dan saponin berpotensi menghambat lepasnya histamin yang dapat menimbulkan reaksi anafilaksis kutan aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penghambatan anafilaksis kutan aktif dari ekstrak etanol 95% biji jintan hitam dan herba sambiloto pada tikus yang diinduksi ovalbumin. Hewan uji dikelompokkan menjadi 9 kelompok, masing-masing terdiri dari 4 ekor tikus. Disensitisasi 2 kali (1x setiap minggu) dengan ovalbumin secara subkutan pada punggung tikus.Pada minggu kedua semua hewan uji disuntik evans blue 1,5% intravena, kemudian diberi ekstrak etanol 95% biji jintan hitam dan herba sambiloto yang disuspensikan dalam Na.CMC 0,5% peroral. Kontrol positif diberi natrium kromolin 2% secara sub kutan, dan kontrol negatif diberi Na.CMC 0,5% per oral. Hasil uji statistik menunjukkan semua kelompok ekstrak tunggal dan kombinasi memberikan efek penghambatan anafilaksis kutan aktif yang berbeda signifikan dengan kontrol negatif, dan kontrol positif.Kesimpulan, dosis kombinasi ekstrak etanol 95% biji jintan hitam dan herba sambiloto (22,5;90)mg/kg bb tikus merupakan kombinasi dosis yang paling efektif untuk menghambat anafilaksis kutan aktif. Kata kunci : jintan hitam, sambiloto, anafilaksis, ovalbumin</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/82</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i4.82</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/82/71</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1598</identifier>
				<datestamp>2023-07-29T11:38:04Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI SOSIAL MASYARAKAT TENTANG SUNAT DI KABUPATEN MANGGARAI, NTT</dc:title>
	<dc:creator>Handi, Hibertus</dc:creator>
	<dc:creator>Wea, Lidwina Dewiyanti</dc:creator>
	<dc:creator>Mariati, Lusia Henny</dc:creator>
	<dc:creator>Danal, Paskaliana Hilpriska</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Sirkumsisi; Persepsi Sosial; Sikap</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Sunat umumnya dilakukan pada laki-laki melalui prosedur bedah karena berbagai alasan seperti agama, budaya, sosial dan medis. Indonesia yang merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam dan merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk beragama Islam tertinggi di dunia. Seiring perkembangan dunia kesehatan, sirkumsisi telah banyak dilakukan karena alasan kesehatan, medis dan seksual, namun di sisi lain konsep moral, agama dan budaya sangat menentukan sistem kepercayaan seseorang termasuk terhadap sunat, yang pada akhirnya mempengaruhi sikap. Manggarai sebagai salah satu daerah dengan mayoritas penduduknya beragama Katolik dengan sistem adat dan kebudayaan yang masih sangat kental, namun disisi lain telah banyak masyarakat dengan berbagai tingkat pendidikan dan status sosial yang tentunya berpengaruh terhadap sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan dan sikap masyarakat Manggarai terhadap sunat. Penelitian ini diikuti oleh 108 responden dengan mengisi kuesioner online pada bulan Maret 2022. Kuesioner tersebut terdiri dari kuesioner pengetahuan tentang covid dan sikap masyarakat terhadap covid. Hasil penelitian menunjukkan adanya relasi yang signifikan antara pengetahuan dan sikap (p-value: 0,018). Masyarakat memiliki pengetahun yang baik tentang sunat namun keputusan untuk menyunatkan anak masih erat kaitannya dengan keyakinan agama dan budaya. Masyarakat tidak mau menyunatkan anak karena bukan merupakan kewajiban secara agama dan budaya meskipun secara kesehatan sangat bermanfaat. Karena itu, peran tenaga kesehatan adalah mendorong dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat sunat secara medis tentunya dengan tanpa adanya paksaan. Sebagai tenaga kesehatan, salah satu perannya adalah sebagai edukator dan fungsi tersebut memang harus terus berjalan. Kata Kunci: Sirkumsisi, Persepsi Sosial, Sikap</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1598</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i2.1598</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 142-148</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1598/486</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/613</identifier>
				<datestamp>2020-11-23T04:07:34Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/708</identifier>
				<datestamp>2021-03-31T08:18:24Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Front Matter, Front Matter</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US"></dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/708</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i1.708</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/708/321</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/214</identifier>
				<datestamp>2018-06-12T02:24:28Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">METODE IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (PKB) PERAWAT</dc:title>
	<dc:creator>Puspitaningrum, Ike</dc:creator>
	<dc:creator>Margawati, Ani</dc:creator>
	<dc:creator>Hartiti, Tri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) menjadi salah satu proses penting untuk meningkatkan tenaga keperawatan yang profesional. Implementasi PKB bertujuan untuk menjaga pengetahuan dan ketrampilan profesional dalam praktik keperawatan. Peningkatan kompetensi penting dalam mempertahankan standar praktik profesional yang tinggi untuk kepentingan perawat, pasien, manajer, dan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara identifikasi kebutuhan PKB perawat. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan Focus Group Discussion (FGD) dan studi dokumentasi. FGD dilakukan pada 14 informan dalam 2 kelompok FGD. Analisa data dilakukan dengan teknik content analysis. Hasil: Identifikasi kebutuhan PKB menjadi langkah awal yang dilakukan dalam pelaksanaan PKB di SMC RS Telogorejo. Identifikasi dapat dilakukan secara internal oleh individu perawat dan secara eksternal oleh pimpinan, rumah sakit dan customer. Identifikasi dilakukan secara berjenjang dimulai dari tingkat unit oleh supervisor sampai ke tingkat tertinggi oleh direktur keperawatan. Kesimpulan: identifikasi kebutuhan PKB yang tepat diperlukan agar tujuan pelaksanaan PKB dapat tercapai. Manajemen keperawatan dan komite keperawatan perlu membuat rencana PKB secara sistematis sesuai kebutuhan masing-masing individu perawat, kebutuhan rumah sakit dan perkembangan IPTEK.Â Kata Kunci: Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Kualitas PelayananÂ  Keperawatan, Identifikasi Pengembangan Perawat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/214</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v0i0.214</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 62-70</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/214/162</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2444</identifier>
				<datestamp>2024-10-29T07:31:30Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat “Cendekia Utama” merupakan Jurnal Ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-10-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2444</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i2.2444</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2444/585</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/43</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:16:11Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Faktor yang Berpengaruh Terhadap Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Unit Offset PT. Pura Barutama Kudus</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Eko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">SMK3 merupakan bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan yang meliputi stuktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, peleksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian, dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam rangka pengendalian resiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna tercapainya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Tingkat pencapaian SMK3 pada tahun 2012 adalah 89%.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Unit Offset PT Pura Barutama Kudus.Metode penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif untuk menganalisis variabel bebas dan variabel terikat.Jumlah sampel 42 responden dengan kelompok kasus dan kontrol.Untuk menganalisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian dari 42 responden diketahui ada hubungan antara pengetahuan (p value: 0,017), motivasi (p value: 0,035), kebijakan K3 (p value: 0,029), dan kepatuhan peraturan perundangan (p value: 0,046) di Unit Offset PT Pura Barutama Kudus.Ada hubungan pengetahuan, motivasi, kebijakan K3, dan kepatuhan peraturan perundangan dengan penerapan SMK3 di Unit Offset PT Pura Barutama Kudus. Kata Kunci: Pengetahuan, Motivasi, Kebijakan K3, Kepatuhan Peraturan Perundangan, Penerapan SMK3</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2014-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/43</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i2.43</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/43/58</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/107</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:20:23Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Survey Kepuasan Pelanggan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Tahun 2015</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Hartini, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuningsih, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu ciri pemerintahan yang baik (Good Governance) sebagai tujuan dari pendayagunaan aparatur negara. Oleh karena itu peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan upaya terus menerus, berkelanjutan dan dilaksanakanÂ  oleh semua jajaran aparatur pemerintah, termasuk didalamnya Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. DKK Kudus perlu dan penting untuk melakukan kegiatan survei kepuasan pelanggan bagi pengguna layanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) untuk mengetahui sejauh mana tingkat layananyang diberikan UPT terhadap masyarakat .Jenis kegiatan menggunakan metode survei analitik yang mengkaji kepuasan pelanggan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus baik dari performance manajemen, performance petugas dan performance pengelolaan sarana prasarana. Adapun rancangan survey dengan cross sectional yang mempelajari dinamika korelasi dilapangan dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach), sampel yang digunakan sebanyak 400 responden dari 20 UPT DKK Kudus. Hasil survey Kepuasan pelanggan berdasarkan performance manajemen pelayanan kesehatan, performance petugas pelayanan kesehatan, performance lingkungan pelayanan kesehatan di UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Tahun 2015 adalahBaik. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Pelayanan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Tahun 2015 adalah 74,16Â  yang berartiÂ  pelayanan kesehatan di UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus dikategorikan BAIK dengan Peningkatan Mutu Pelayanan Pada Indikator Kejelasan Petugas Pelayanan, Kecepatan Pelayanan, dan Kenyamanan Lingkungan.Kata KunciÂ Â Â Â  : Survey,Kepuasan Pelanggan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/107</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i4.107</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/107/87</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/881</identifier>
				<datestamp>2023-10-31T09:29:02Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR INTERNAL IBU YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD dr. R SOETRASNO REMBANG</dc:title>
	<dc:creator>Nurkholivah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Fatmawati, Yayuk</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Angka Kematian Neonatus di Jawa Tengah tahun 2019 sebesar 5,8 per 1.000 kelahiran hidup. Perhatian terhadap upaya penurunan angka kematian neonatal (0-28 hari) menjadi penting karena kematian neonatal memberi kontribusi terhadap 69,9 persen kematian bayi di Provinsi Jawa Tengah. Bayi berat lahir rendah dan makrosomia menjadi salah satu penyebabnya, potensi bahaya ini dapat dicegah dengan mengetahui faktor internal ibu yang berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor internal ibu yang berhubungan dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD dr. R Soetrasno Rembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan  Cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RSUD dr. R Soetrasno Rembang yang berjumlah 89 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Dari  89  responden  terdapat  30 responden (33,7%)  yang  melahirkan  dengan  berat badan lahir rendah. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan usia ibu (p-value = 0,000, ? &lt; 0,05), Pendidikan Ibu (p value = 0,021, ? &lt; 0,05)jarak kehamilan (p value = 0,000, ? &lt; 0,05), paritas (p value = 0,000, ? &lt; 0,05) dengan berat badan lahir rendah. Sedangkan   pemeriksaan kehamilan (p value = 0,172, ? &gt; 0,05) tidak berhubungan dengan berat badan lahir rendah. Ada hubungan usia ibu, pendidikan ibu, jarak kehamilan, dan paritas dengan berat badan lahir rendah. Sedangkan pemeriksaan kehamilan tidak berhubungan dengan berat badan lahir rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/881</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i3.881</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 235-247</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/881/510</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/881/175</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1045</identifier>
				<datestamp>2022-03-28T03:58:46Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/765</identifier>
				<datestamp>2021-07-30T15:31:55Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyo, Eko</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peran Orang Terdekat Remaja Putra Terhadap Perilaku Seksual Pranikah (Analisis Data Sdki Krr 2017)Agustina utii, Priscilla Jessica Pihahey Pengaruh Wudhu Terhadap PeningkatanKonsentrasi Belajar Remaja Eni Hidayati, Fakih Anwar Zarkasyi Alat Permainan Edukatif Lego Meningkatkan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia PrasekolahTunggul Sri Agus Setyaningsih, Hesti Wahyuni Dampak Edukasi Pandemi Covid-19 Pada Jemaat Smirna Gkii Papua Fredrik Warwer Pengaruh Penggunaan Allium Cepa Dan Allium Sativum Dalam Mpasi Sebagai Upaya Perbaikan Makan Pada AnakAnnif Munjidah, Elly Dwi Masita Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kebersihan Diri Selama Menstruasi Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Yayasan Nurul Islam Kabupaten Bungo Citra Indah Fitriwati, Suhaela ArofahInteraksi Teman Sebaya Berpengaruh Terhadap Perilaku Merokok Remaja Kelas Ix Di Smp Dawan KlungkungI Gede Eka Pratama, Komang Yogi Triana, Ni Made Dwi Ayu Martini Pendampingan Psikologis Orang Tua Pada Anak Usia Sekolah Selama Pembelajaran DaringGardha Rias Arsy, Anita Dyah Listyarini, Sri Nyumirah Hubungan Dukungan Keluarga Dengan  Upaya Perawatan Kesehatan Lanjut Usia Hipertensi Dimasa Pandemi Covid-19Edy Soesanto Status Gizi Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Puskesmas Jogonalan IIstianna Nurhidayati, Fitri Suciana, Niken Ayu Septiana</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/765</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i2.765</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/765/335</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/262</identifier>
				<datestamp>2018-10-15T20:08:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PERILAKU PICKY EATER DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH TK ISLAM NURUL IZZAH KECAMATAN UNGARAN BARAT  KABUPATEN SEMARANG</dc:title>
	<dc:creator>Wijayanti, Fiki</dc:creator>
	<dc:creator>Rosalina, Rosalina</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anak prasekolah mempunyaiÂ  kemampuan untuk bergerak aktif karena perkembangan fisik-motoriknya serta koordinasi saraf-sarafnya sudah semakin baik. Anak membutuhkan nutrisi dan asupan yang lebih untuk mengimbangi energi yang keluar. Pada masa anak prasekolah mempunyai kecenderungan mengalami perilaku picky eaters/ memilih makanan. Dampak dari perilaku makan anak tersebut dapat mempengaruhi gizi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku picky eaters dengan status gizi pada anak prasekolah di TK Islam Nurul Izzah Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Penelitian adalah diskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah orang tua dan anak yang usia prasekolah sejumlah 207. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling didapatkan hasil 99 responden. Analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian sebagian besar anak usia prasekolah tidak mengalami perilaku picky eaterÂ  sebanyak 53 anak (53,5%). Status gizi lebih banyak adalah normal sebanyak Â 61 anak (61,6%). Analisis menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku picky eaters dengan status gizi anak usia prasekolah di TK Islam Nurul Izzah Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan p value (0,002) &lt; Î± (0,05).Kata kunci : picky eaters, status gizi, anak dan prasekolah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/262</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v7i2.262</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 175-182</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/262/181</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2899</identifier>
				<datestamp>2025-11-04T08:38:54Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA UNTUK MEMPERCEPAT PEMULIHAN DAN KUALITAS HIDUP IBU POST PARTUM</dc:title>
	<dc:creator>Bakhtiar, Alif</dc:creator>
	<dc:creator>Ambarwati, Winarsih Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Caesarean section, physical mobility impairment, early mobilisation</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan salah satu metode persalinan operatif yang dapat mempengaruhi kemampuan mobilisasi dan kualitas hidup ibu post partum. Hal ini karena nyeri mengakibatkan terbatasnya mobilitas fisik dan keterbatasan gerak pascaoperasi dapat mempengaruhi kesejahteraan ibu paska melahirkan secara operasi. Mobilisasi dini menjadi intervensi keperawatan penting yang dapat memberikan banyak manfaat kepada ibu namun intervensi ini tidak selalu diterapkan ditatanan praktik.Tujuan: Penelitian ini bertujuan melaporkan penerapan mobilisasi dini pada pasien post-sectio caesarea dan mengevaluasi manfaat yang diperoleh oleh ibu.Metode: Desain penelitian menggunakan studi kasus pada dua pasien post-SC dengan intervensi diberikan mulai rentang waktu 4–6 jam pascaoperasi. . Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis sesuai tahapan proses keperawatan. Hasil pengakajian menunjukkan bahwa kedua pasien mengalami keterbatasan gerak akibat nyeri insisi, dengan intensitas nyeri rata-rata skala 6–7. Intervensi mobilisasi dini dilakukan bertahap, mulai dari latihan gerakan ekstremitas enam jam pascaoperasi, perubahan posisi miring, duduk setengah tegak, hingga latihan berjalan pada hari ketiga.Hasil: Evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan kekuatan otot, pergerakan ekstremitas lebih baik, penurunan nyeri, serta kemampuan pasien melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan, duduk, dan menggendong bayi secara mandiri.Kesimpulan: mobilisasi dini dapat direkomendasikan sebagai intervensi utama dalam keperawatan maternitas untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kualitas hidup ibu pascaoperasi.Kata Kunci: sectio caesarea, gangguan mobilitas fisik, mobilisasi diniABSTRACT Background: Caesarean section (CS) is one of the operative delivery methods that can affect the mother's mobility and quality of life after giving birth. This is because pain limits physical mobility, and limited movement after surgery can affect the well-being of mothers after giving birth by caesarean section. Early mobilisation is an important nursing intervention that can provide many benefits to mothers, but this intervention is not always implemented in practice.Objectives: This study aims to report the application of early mobilisation in post-caesarean section patients and evaluate the benefits gained by mothers.Methods: The research design used case studies on two post-SC patients with interventions given within 4–6 hours post-surgery. Data were collected through interviews, observations, physical examinations, and documentation studies, then analysed according to the stages of the nursing process. The results showed that both patients experienced limited movement due to incision pain, with an average pain intensity of 6–7 on the scale. Early mobilisation interventions were carried out in stages, starting with limb movement exercises six hours after surgery, changing to a side-lying position, sitting upright, and walking exercises on the third day.Results: The evaluation showed an increase in muscle strength, improved limb movement, reduced pain, and the patient's ability to perform simple activities such as walking, sitting, and carrying a baby independently.Conclusion: Early mobilisation may be recommended as a primary intervention in maternity care to accelerate recovery and improve the quality of life of mothers after surgery.Keywords: : Caesarean section, physical mobility impairment, early mobilisation</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Muhammadiyah Surakarta</dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2899</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i1.2899</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 81-91</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2899/632</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/54</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:17:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Kadar Rendaman Tembakau Terhadap Kematian Lalat Rumah (Musca Domestica)</dc:title>
	<dc:creator>Rohman, Joni Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Budiati, Risna Endah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Lalat merupakan jenis serangga yang termasuk ordo Dipteria yang hidupnya dekat dengan lingkungan manusia dan penyebarannya luas diseluruh dunia. Tanaman tembakau merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida alami, karena terdapat kandungan nikotin yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman tembakau terhadap kematian lalat rumah (Musca domestica). Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Teknik sampling berupa Purposive Sampling sehingga besar sampel yang digunakan adalah sebanyak 250 ekor lalat. Uji analisis menggunakan Regresi Linear. Hasil uji statistik dengan uji Regresi Linear  pada kadar 12,5% didapatkan nilai p value = 0.000. Pada kadar 25% didapatkan nilai p value = 0.000. Pada kadar 50% nilai p value = 0.000. Pada kadar 100% nilai p value = 0.000. Berdasarkan pengujian diperoleh hasil bahwa konsentrasi rendaman tembakau 100% memberi hasil terbaik. Hal ini diperlihatkan dari jumlah kematian lalat rumah tertinggi 35 ekor (70%). Serta kemampuan lalat untuk hidup 15 ekor (30%). Kata Kunci : Kadar Rendaman, Tembakau, Kematian Lalat, Musca domestica</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2014-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/54</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i3.54</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/54/50</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1210</identifier>
				<datestamp>2022-10-31T06:09:01Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>listyarini, anita dyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN MASYARAKATCENDEKIA UTAMA Editor In ChiefLuluk Cahyanti,S.Kep.Ns.,M.KepITIKES Cendekia Utama Kudus, Indonesia Editor BoardEko Prasetyo, S.KM, M.Kes, ITIKES Cendekia Utama Kudus, IndonesiaDavid Laksamana Caesar, S.KM., M.Kes, ITIKES Cendekia Utama Kudus, IndonesiaNs. Heriyanti Widyaningsih, M.Kep, ITIKES Cendekia Utama Kudus, IndonesiaNs.Anita Dyah Listyarini, M.Kep,Sp.Kep.Kom,ITIKES Cendekia Utama Kudus, Indonesia ReviewerDr. Sri Rejeki, M.Kep, Sp.Kep. Mat , Universitas Muhammadiyah Semarang, IndonesiaDr. dr. Mahalul Azam, M.Kes., Universitas Negeri Semarang, IndonesiaNs.Wahyu Hidayati, M.Kep, Sp.K.M.B, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia English Language EditorNs.Sri Hindriyastuti, M.N, ITIKES Cendekia Utama Kudus, Indonesia IT SupportSusilo Restu Wahyuno, S.Kom, ITIKES Cendekia Utama Kudus, Indonesia PenerbitITIKES Cendekia Utama Kudus AlamatJalan Lingkar Raya Kudus - Pati KM.5 Jepang Mejobo Kudus 59381Telp. (0291) 4248655, 4248656 Fax. (0291) 4248651Website :http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikesEmail :jurnal@stikescendekiautamakudus.ac.id  Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat “Cendekia Utama” merupakan Jurnal Ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh ITIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala tiga kali dalam satu tahun. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1210</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i3.1210</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1210/432</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/630</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T07:40:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH KONSUMSI TEH DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI DI GROBOGAN</dc:title>
	<dc:creator>Purnanto, Nurulistyawan Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Himawati, Laily</dc:creator>
	<dc:creator>Ajizah, Nur</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia menjadikan anak terkurangi haknya untuk mendapatkan makanan bernutrisi tinggi bagi pertumbuhan. Hal ini dikarenakan kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Pemberian tindakan non farmakologi seperti teh daun kelor diharapkan mampu meningkatkan produksi ASI sehingga anak tetap mendapatkan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI di Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini berjenis quasi experimental study dengan menggunakan one group prepost test design pada 60 responden. Intervensi dilakukan selama 3 minggu untuk menilai produksi ASI antara Pre dan Post intervensi. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ASI pada tahap pre-test sebanyak 152,00 meningkat menjadi 158,50 pada tahap post-test. Terdapat perbedaan jumlah ASI dengan p-value sebesar 0,002 dengan nilai korelasi sebesar 0,934. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada konsumsi teh daun kelor untuk produksi ASI.  Kata Kunci : Teh Daun Kelor, Produksi ASI</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/630</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i3.630</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 268-271</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/630/288</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/163</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:22:18Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK MUTU SIMPLISIA RIMPANG JAHE  DI PJ. CAP KLANCENG KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Sugiarti, Lilis</dc:creator>
	<dc:creator>Setyawati, Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rimpang Jahe (Zingiber rhizoma) merupakan tanaman suku Zingiberaceae yang digunakan sebagai bahan baku dalam industri jamu dan obat di Indonesia karena berkhasiat antara lain karminatif. Produk obat herbal yang berkualitas ditentukan salah satunya oleh mutu bahan baku. Karakterisasi mutu simplisia didefinisikan simplisia yang akan digunakan sebagai bahan baku harus memenuhi persyaratan mutu yang tercantum dalam monografi terbitan resmi Depkes seperti Materia Medika Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mutu bahan baku simplisia rimpang jahe di PJ. Cap Klanceng apakah memenuhi persyaratan mutu dalam Materia Medika Indonesia (MMI) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan sampel diambil acak dari bahan baku simplisia rimpang jahe di PJ. Cap Klanceng. Hasil yang diperoleh secara organoleptis, bahan baku simplisia rimpang jahe berbentuk irisan tipis dan pipih, rasa khas rempah (pedas), bau aromatis khas rimpang jahe dengan warna kuning coklat, kadar air pada bulan Maret 8,74% Â± 0,044 dan April 4,96% Â± 0,113 (&lt; 10%), hasil uji mikroskopis meliputi parenkim yang berisi butir pati, jaringan gabus, berkas pembuluh, periderm, pembuluh kayu, serabut, parenkim dengan sel sekresi, hasil uji kadar minyak atsiri adalah 2-3%. Identifikasi simplisia juga telah memenuhi kesesuaian mutu bahwa simplisia tersebut adalah benar simplisia rimpang jahe. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan karakteristik mutu simplisia rimpang jahe di PJ. Cap Klanceng Kudus telah memenuhi kesesuaian mutu dengan MMI maupun SNI.Kata Kunci : Rimpang Jahe, Karakteristik Mutu, MMI, SNI.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/163</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i5.163</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/163/127</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2130</identifier>
				<datestamp>2024-03-29T06:26:25Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:fm</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Front Matter</dc:title>
	<dc:creator>Cahyanti, Luluk</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat “Cendekia Utama” merupakan Jurnal Ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2130</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i1.2130</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; i-iv</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2130/542</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/16</identifier>
				<datestamp>2018-03-26T06:56:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hubungan Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Malaria di Kabupaten Purworejo Tahun 2012</dc:title>
	<dc:creator>Pratiwi, Tyas Devinta</dc:creator>
	<dc:creator>Nurjazuli, Nurjazuli</dc:creator>
	<dc:creator>Budiyono, Budiyono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Sebanyak 73,6% daerah di Indonesia merupakan daerah endemis malaria. Angka API di Provinsi Jawa Tengah tahun 2010 mencapai 1 per 1000 penduduk. Kabupaten Purworejo merupakan daerah endemis malaria. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Purworejo ditemukan kasus malaria sebesar 932 kasus (1,12â€°) pada tahun 2011 di 11 kecamatan dan 51 desa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan fi sik rumah, perilaku masyarakat dan akses pelayanan kesehatan dengan kejadian malaria di Kabupaten Purworejo dengan rancangan studi case control dan pendekatan retrospektif. Faktor risiko yang berhubungan adalah kondisi jendela rumah dengan (OR : 2,86) dan kebiasaan menggunakan kelambu malam hari (OR : 2,68). Dari hasil penangkapan nyamuk ditemukan Anopheles balabacensis umpan orang umpan luar jam 22.00-23.00, diperoleh Man Bitting Rate sebesar 0,02/orang/jam. Apabila seseorang mempunyai kondisi jendela rumahnya tidak rapat dan mempunyai kebiasaan tidak memakai kelambu waktu tidur malam, maka probabilitas orang tersebut untuk terkena malaria sebesar 25%. Disarankan untuk memberikan kelambu insektisida, pengaktifan juru malaria desa, peningkatan litbangkes, mendirikan jamban sehat dan pelatihan petugas malaria.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/16</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i1.16</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/16/17</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/838</identifier>
				<datestamp>2022-04-11T04:36:05Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PELVIC ROCKING EXERCISE PADA IBU BERSALIN TERHADAP LAMA WAKTU PERSALINAN</dc:title>
	<dc:creator>Andriani, Ratna Ariesta Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Mardiyanti, Ika</dc:creator>
	<dc:creator>Amalia, Rizki</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Keywords: Pelvic rocking, Length of time of delivery, Progress of labor</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">The results of Riskesdas (2018) in Central Java Province, the number of cases of complications of prolonged labor occupies the second highest number after complications of premature rupture of membranes, which is 5.2%. Given the high incidence of prolonged labor, it is necessary to do proper handling from a midwife. One of the efforts that can be done by midwives is to do pelvic rocking exercises for mothers in labor. The purpose of this study was to determine the effect of pelvic rocking exercise on the length of labor time. The research design used is an observational research type, with a Quasi Experiment design with a nonequivalent control group design. Then the data obtained were analyzed using the Mann Whitney test. The results of the study stated that the P-value was 0.000 &lt;0.05, this means that there is a significant difference between the groups that do pelvic rocking exercise and those who do not do the length of time of delivery. The conclusion in this study is that there is an effect of pelvic rocking exercise on mothers giving birth to the length of time of delivery. This proves that pelvic rocking exercise is an activity that is quite effective in helping to accelerate the cervical opening process so that the labor process runs quickly. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/838</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i1.838</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 21-24</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/838/384</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/411</identifier>
				<datestamp>2019-11-02T17:11:17Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">INKONTINENSIA URIN PADA LANSIA PEREMPUAN</dc:title>
	<dc:creator>Suyanto, Suyanto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Inkontinensia urin merupakan salah satu gangguan perkemihan yang terjadi pada lanjut usia. Kejadian inkontinensia urin dapat disebabkan karena menurunnya fungsi kandung kemih dan penurunan otot disekitar saluran kemih. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa kejadian inkontinensia urin paling sering terjadi pada perempuan. Untuk memastikan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jeniskelamindengan inkontinensiaurinpada lansia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif korelasi . penggumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Responden merupakan seluruh lansia yang mengalami inkontinensia urin. Instrument yang digunakan adalah International Consultant Incontinence Questionnaire-Urine Incontinence Short Form (ICIQ-UISF).51 responden dilibatkan dalam penelitian ini dengan teknik concecutive sampling. Uji analisis data menggunakan Chi-Square.Hasil analisis data didapatkan jenis kelamin perempuan mengalami inkontinensia urin sebanyak 35 (68.6%) responden, sedangkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 16 (31.4%) responden. Adapun derajat inkontinensia berat sebanyak 31 (60.8%) responden dan derajat inkontinensia sedang sebesar 20 (39.2%). Ada hubungan antara jenis kelamin dengan inkontinensia urin pada lansia dengan nilai p&lt; 0,05 dengan nilai Odd Ratio (OR) 4.1 (1.2 – 14.5). Perlu adanya penelitian lanjutan terkait dampak inkontinensia urin pada kualitas hidup lansia. Kata Kunci : Inkontinensia Urin, Jenis Kelamin, Lansia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-11-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/411</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v8i2.411</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 127-132</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/411/211</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2893</identifier>
				<datestamp>2026-01-21T03:28:23Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH CONTENT KETERBUKAAN STATUS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN YOUTUBE TERHADAP PRESEPSI DAN RESPON ODHIV TENTANG STIGMA DAN DISKRIMINASI DI PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN 1</dc:title>
	<dc:creator>Dewi, Putu Dian Prima Kusuma</dc:creator>
	<dc:creator>Widiastini, Putu Monna Frisca</dc:creator>
	<dc:creator>Wardana, Ketut Eka Larasati</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Komang Ayu Sri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Stigma; Diskriminasi; Media Sosial; Pembuat Konten; HIV/AIDS</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKData WHO tahun 2021 sebanyak 650.000 orang meninggal disebabkan tertular oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan 1,5 juta mengalami tertular HIV-AIDS (UNAIDS, 2022). Stigma terhadap ODHIV menjadi salah satu hambatan paling besar dalam pencegahan, perawatan, pengobatan, dan dukungan HIV/AIDS. Total pelanggaran HAM yang terdokumentasikan sejak Januari 2021 hingga September 2022 sebanyak 187 kasus, yang terdiri dari 65 kasus atau 34,8 % pelanggaran berupa stigma, pelanggaran berbentuk diskriminasi sebanyak 94 kasus atau 50,3%, dan berupa ujaran kebencian sebanyak 28 kasus atau 15%. Bentuk stigma dan diskriminasi tersebut adalah stigma publik, stigma diri, dan penghindaran verbal (Asrina et al., 2023). Tujuan : Peneliti ingin menganalis terkait pengaruh konten keterbukaan status melalui media sosial yaitu instagram dan youtube terhadap presepsi dan respon ODHIV mengenai stigma dan diskriminasi. Metode : Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif analitik, dengan pendekatan pre eksperimental dengan pre post test one grup design. Sampel : Jumlah Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ya itu probability sampling dengan menggunakan teknik  Total sampling yaitu tehnik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Alat ukur dalam penelitian ini ialah lembar kuesioner. Analisis  data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Berdasarkan hasil dari 53 responden berdasarkan karakteristik jenis kelamin, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 orang (50,9%), pendidikan, sebagian besar responden dengan pendidikan terakhir SMA sebanyak 27 orang (50,9%), pekerjaan sebagian besar responden bekerja sebanyak 37 orang (30,2%),status menikah sebagian besar responden menikah sebanyak 45 orang (84,9%). Sebagian besar responden tidak memiliki media sosial sebanyak 41 orang (77,4%). Sebagian besar responden terinfeksi HIV &lt; 5 tahun sebanak 28 orang (52,8%). Sebagian besar mengetahui status HIV responden sebanyak 51 orang (96,2%. Sebagian besar responden tidak pernah dikucilkan sebanyak 30 orang (56,6%). Sebagian besar responden meminum ARV &lt; 5 tahun sebanyak 28 orang (52,8%). Kesimpulan : Adanya pengaruh content keterbukaan status melalui media sosial instagram dan youtube terhadap presepsi dan respon ODHIV tentang stigma dan diskriminasi di Puskesmas Kubutambahan 1.Kata kunci: Stigma; Diskriminasi; Media Sosial; Pembuat Konten; HIV/AIDS ABSTRACT WHO data in 2021 as many as 650,000 people died due to contracting the Human Immunodeficiency Virus (HIV) and 1.5 million people contracted HIV-AIDS (UNAIDS, 2022). Stigma against HIV is one of the biggest obstacles in HIV prevention, treatment, treatment, and support. The total number of human rights violations documented from January 2021 to September 2022 was 187 cases, consisting of 65 cases or 34.8% of violations in the form of stigma, 94 cases or 50.3% of violations in the form of discrimination, and 28 cases or 15% of hate speech. These forms of stigma and discrimination are public stigma, self-stigma, and verbal avoidance (Asrina et al., 2023). Objective: The researcher wants to analyze the influence of status disclosure content through social media, namely Instagram and YouTube, on the perception and response of ODHIV regarding stigma and discrimination. Method: This type of research is quantitative analytical research, with a pre-experimental approach with a pre-post test one group design. Sample: The number of samples in this study is 52 respondents. The sampling technique in this study is probability sampling using the Total sampling technique, which is a sampling technique where the number of samples is equal to the population. The measuring tool in this study is a questionnaire sheet. Data analysis using the Wilcoxon test. Results: Based on the results of 53 respondents based on gender characteristics, most of them were male as many as 27 people (50.9%), education, most of the respondents with the last high school education were 27 people (50.9%), most of the respondents worked as many as 37 people (30.2%), and the marital status of most of the respondents were married as many as 45 people (84.9%). Most of the respondents did not have social media as many as 41 people (77.4%). Most of the respondents were infected with HIV &lt; 5 years old as many as 28 people (52.8%). Most of the respondents knew the HIV status of 51 people (96.2%). Most of the respondents have never been excluded as many as 30 people (56.6%). Most of the respondents took ARVs &lt; 5 years as many as 28 people (52.8%). Conclusion: The influence of status disclosure content through social media Instagram and youtube on the perception and response of ODHIV about stigma and discrimination at the KubuAdditional 1 Health Center.                                                                                                     Keywords: Stigma; Discrimination; Social Media; Content Creator; HIV/AIDS</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2893</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i3.2893</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 221-229</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2893/672</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/77</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:18:48Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Penurunan Skala Nyeri Pemasangan Infus dengan EMLA pada Anak Prasekolah di Ruang Instalasi Gawat Darurat</dc:title>
	<dc:creator>Hartini, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Latar Belakang : Di IGD RSUD RAA Soewondo Pati pada bulan Agustus 2011,angka rawat inap prasekolah (3-5) tahun) yang terpasang infuse sebanyak 53 anak,bulan september 2011 sebanyak 55 anak dan bulan oktober 2011 sebanyak 60 anak. Pada tanggal 26 November sampai dengan tanggal 1 Desember 2011 peneliti melakukan observasi terhadap 10 anak usia prasekolah (3-5 tahun) tentang nyeri pemasangan infuse didapatkan anak mengalami nyeri berat sebanyak 8(80%) yang ditandai anak berteriak tersedu-sedu, sulit untuk ditenangkan,menendang dan rahang mengatup,sebanyak 2(20%) anak mengalami nyeri sedang yang ditandai dengan Nampak gelisah,anak dapat ditengangkan dengan sentuhan,dapat diajak bicara,kadang tidak berminat dengan keluarga dan memalingkan tubuhnya. Metode : jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah metode penelitian True Eksperimental Design dengan rancangan penelitian one-shot case study. Jumlah sampel 30 anak kelompok perlakukan dan 30 sampel kelompok control yang dipilih secara sampling Kuota . untuk menganalisis data menggunakan T-Test. Hasil : Hasil penelitian nyeri pemasangan infuse yang diberikan EMLA, nyeri berat sebanyak 20(66,7%) dan nyeri sedang sebanyak 10(33,3%).Nyeri pemasangan infuse yangt tidak diberi EMLA, sebagian responden mengalami nyeri berat sebanyak 28(93,3%) dan nyeri sedang sebanyak 2(6,7%).Hasil uji statistic Independent T-Test t hitung tanpa menggunakan EMLA (2,504) dan t hitung menggunakan EMLA (2,586). Dari hasil perhitungan tersebut bahwa metode t hitungÂ  menggunakan EMLA lebih efektif daripada tanpa menggunakan EMLA. Hasil diatas dapat ditarik kesimpulan Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh pemberian EMLA terhadap skala nyeri pemasangan infuse pada anak prasekolah (3-5 tahun) di Ruang IGD RSUD RAA Soewondo Pati. Sedangkan p value menggunakan EMLA didapatkan 0,018 dan tanpa menggunakan EMLA 0,012 (kurang dari 0,05) yang artinya signifikan ada perubahan. Simpulan : Pemberian EMLA sangat efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pemasangan infuse dibandingkan tidak menggunakan EMLA saat akan dilakukan pemasangan infuse. Kata kunci : EMLA,Nyeri,Pemasangan Infus</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/77</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i4.77</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/77/66</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1583</identifier>
				<datestamp>2023-07-29T11:38:04Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">I LOVE YOU (ILY) MASSAGE TERHADAP KEJADIAN KONSTIPASI PADA BALITA</dc:title>
	<dc:creator>Andriani, Ratna Ariesta Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Anggasari, Yasi</dc:creator>
	<dc:creator>Mardiyanti, Ika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pijat bayi, Balita, Konstipasi, Sembelit</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konstipasi atau sembelit merupakan kondisi dimana anak mengalami kesulitan atau keterlambatan buang air besar selama dua minggu atau lebih, dan dapat menyebabkan stres pada pasien Penyebab tersering sembelit pada anak yaitu fungsional sekitar 95%, dan hanya 5% karena penyebab organik. Konstipasi yang parah atau cukup parah jika tidak ditangani dengan baik bisa menjadi obstipasi. Pijat dapat menjadi salah satu terapi alternatif untuk konstipasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari i love you (ily) massage terhadap frekuensi buang air besar pada balita dengan konstipasi. Jenis penelitian adalah Quasi Eksperimen dengan non equivalent control group design. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok responden yaitu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan i love you (ily) massage dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan. Kemudian dilakukan observasi frekuensi buang air besar pada balita dengan konstipasi untuk mendapatkan data. Kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 &lt; 0,05 ini artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberi perlakuan berupa i love you massage dengan kelompok yang tidak diberi perlakuan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah i love you massage terbukti efektif dalam mengatasi masalah konstipasi pada balita.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1583</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i2.1583</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 97-103</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1583/481</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1583/363</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/604</identifier>
				<datestamp>2020-11-23T04:07:33Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/697</identifier>
				<datestamp>2021-03-31T08:18:24Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIFITAS TERAPI DEKAPAN IBU TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA BAYI YANG MENJALANI IMUNISASI</dc:title>
	<dc:creator>Wijayanti, Fiki</dc:creator>
	<dc:creator>Oktarina, Natalia Devi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Imunisasi merupakan salah satu cara memberikan kekebalan tubuh pada anak untuk mencegah penyakit. Pemberian imunisasi melalui suntikan dapat menimbulkan efek secara langsung yaitu rasa nyeri pada anak. Nyeri yang disebabkan oleh suntikan imunisasi jika tidak dikelola akan mengakibatkan dampak negatif pada aspek emosional pada anak seperti menangis dan ketakutan. Salah satu intervensi yang dapat dikembangkan dalam menerapkan perawatan atraumatik saat pemberian imunisasi pada anak adalah terapi dekapan ibu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas terapi dekapan ibu terhadap nyeri pada bayi yang dilakukan imunisasi di Puskesmas Lerep. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  Preeksperimen design dengan rancangan pretest-post test control group design. Metode Pengambilan sampling menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sampel pada kelompok kontrol sejumlah 30 bayi dan kelompok intervensi 30 bayi. Dalam penelitian ini ada 2 variabel yang diukur yaitu variabel Nyeri dan pemberian terapi dekapan ibu. Variabel nyeri diukur menggunakan instrument FLACC Pain Assessment Tools. Sedangkan variabel terapi dekapan ibu diukur dengan melakukan observasi saat pemberian imunisai. Uji statistik yang digunakan adalah dengan  t test-independent. Hasil yang didapatkan adalah  p value 0,0001. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa ada perbedaan selisih rata-rata nyeri pada kelompok intervensi dan kontrol (p&lt;0,05). Diharapakan Tenaga Kesehatan di Puskesmas menerapkan tindakan atraumatic care pada bayi yang akan dilakukan imunisasi dengan cara mengikutsertakan ibu dalam kegiatan imunisasi yaitu dengan dekapan ibu. Kata Kunci : Nyeri, Bayi, imunisasi dan dekapan ibu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-03-22</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/697</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i1.697</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 51-58</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/697/312</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/209</identifier>
				<datestamp>2018-09-01T07:38:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERUBAHAN TEKANAN DARAH SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN AROMA TERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JATI KABUPATEN KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Wulan, Emma Setiyo</dc:creator>
	<dc:creator>Wafiyah, Nasikhatul</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">aromaterapi; tekanan darah; hipertensi</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hipertensi memiliki tanda dan gejala yang tidak khas, sehingga hipertensi disebut silent killer karena pada suatu hari hipertensi bisa menjadi stroke dan serangan jantung hingga menyebabkan penderitanya meninggal.Â  Penatalaksanaan hipertensi dengan cara farmakologi atau non farmakologi bertujuan mengontrol tekanan darah. Aromaterapi merupakan cara non farmakologis yang digunakan untuk mengurangi tekanan darah karena efek aroma yang membuat relaks.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromaterapi terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan pre experimental designs dengan one group pretest and posttest. Penelitian ini dilakukan di Desa Pasuruan Lor yang berada di wilayah kerja Puskesmas Jati Kudus dengan jumlah responden sebanyak 33 pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan pada hipotesis menggunakan uji paired t test. Pasien diukur tekanan darahnya sebelum diberikan aromaterapi menggunakan sphygmomanometer digital merk beurer. Setelah itu pasien diminta menghirup minyak esens rose selama 10 menit. Tekanan darah pasien kembali diukur dan dicatat.Hasil uji statistik menjelaskan hasil tekanan darah pada pasien hipertensi sebelum diberikan aromaterapi diperoleh hasil rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 164,70 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 90,03 mmHg. Sedangkan nilai rata-rata tekanan darah pada pasien hipertensi setelah diberikan aromaterapi diperoleh hasil rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 157,30 mmHg dan tekanan darah diastolik 92,18 mmHg. Dapat disimpulkan ada perubahan tekanan darah sistole pada pasien hipertensi yang diberikan aromaterapi dengan p value 0,000. Sedangkan pada tekanan darah diastole, tidak ada perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi yang diberikan aromaterapi dengan p value 0,315.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/209</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v0i0.209</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 10-19</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/209/157</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2439</identifier>
				<datestamp>2024-10-31T05:57:06Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEKTIVITAS PRENATAL GENTLE YOGA POSE TERHADAP KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER PERTAMA</dc:title>
	<dc:creator>Andriani, Ratna Ariesta Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Mardiyanti, Ika</dc:creator>
	<dc:creator>Handayani, Nanik</dc:creator>
	<dc:creator>Anggasari, Yasi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Dalam setiap proses kehamilan terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial. Seorang wanita dewasa yang mengalami kehamilan dituntut untuk siap secara fisik dan secara mental (psikologis), karena dengan perubahan selam kehamilan dapat mempengaruhi stabilitas emosi ibu yang berujung pada stress. Adaptasi baik secara fisik maupun psikologi sangat diperlukan dalam menghadapi proses perubahan sistem pada tubuh ibu selama kehamilan. Dengan adanya perubahan tersebut banyak ibu hamil akan mengalami ketidaknyamanan, sehingga perlu diberikan suatu pencegahan dan perawatan. Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan selama hamil dalam upaya menjaga kondisi ibu dan janin tetap sehat serta lancar saat proses persalinan. Beberapa tindakan tersebut diantaranya adalah jalan pagi, bersepeda statis, aerobic, senam air, menari, dan yoga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah prenatal gentle yoga pose efektif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Desain penelitian menggunakan Quasi Eksperimental. Populasi dan sampel adalah ibu hamil trimester pertama yang mengalami ketidaknyamanan kehamilan yang diberikan perlakuan yaitu prenatal gentle yoga pose Variabel independen penelitian ini adalah prenatal gentle yoga pose dan variabel dependen adalah ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama yang diukur menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan nilai Pvalue yaitu 0,000 &lt; 0,05 ini artinya prenatal gentle yoga pose efektiv dalam mengurangi ketidaknyamanan kehamilan trimester pertama. Kata Kunci: Prenatal Gentle Yoga; Ketidaknyamanan; Kehamilan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2439</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i3.2439</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 249-254</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2439/580</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/38</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:16:11Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Tehnik Relaksasi Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Istirahat Tidur pada Pasien Rawat Inap di Puskesmas Pecangaan Jepara</dc:title>
	<dc:creator>Azizah, iin Mariatul</dc:creator>
	<dc:creator>Nyumirah, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemenuhan kebutuhan istirahat tidur tergantung pada keadaan relaksasi otot dan pikiran seseorang. Istirahat tidur sangat tergantung dari kemampuan klien mendapatkan kenyamanan dan relaksasi otot dan psikisnya, sehinggarelaksasi dapat diberikan sebagai salah satu alternative tindakan keperawatan untuk memenuhi kebutuhan istirahat tidur klien. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin membuktikan pengaruh pemberian teknik relaksasi terhadap pemenuhan kebutuhani stirahat tidur pada pasien rawat inap di Puskesmas pecangaan Jepara. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan observasional. Rancangan penelitian menggunakan pra-post test dalam satu kelompok (one group pre-post test design). Penelitian dilakukan di Rawat Inap Puskesmas Pecangaan sejumlah 58 responden dengan teknik accidental sampling. Perlakuan menggunakan panduan teknik relaksasi otot, Instrumen menggunakan kuesioner pemenuhan kebutuhan istirahat tidur. Analisis menggunakan distribusi frekuensi, tendensi sentral dan ujiWilcoxon. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pemenuhan kebutuhan istirahat tidur sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi otot pada pasien rawat inap di Puskesmas Pecangaan Kabupaten Jepara dengan nilai signifikansi 0,000 (&lt;0,05). Direkomendasikan teknik relaksasi otot digunakan sebagai prosedur tetap penatalaksanaan gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur.Kata Kunci: Relaksasi, Istirahat Tidur</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2014-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/38</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i2.38</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/38/53</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/883</identifier>
				<datestamp>2022-07-26T10:21:29Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">DUKUNGAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN PENULARAN ULANG (REINFEKSI) PADA PENYINTAS COVID 19 DENGAN DIABETES MELLITUS (DM)</dc:title>
	<dc:creator>Nisak, Raudhotun</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Family support, Covid-19 survivors, Diabetes Mellitus (DM), reinfection</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Background: Covid-19 is a type of disease that can be transmitted easily to other people. People who have experienced Covid-19 infection (Covid-19 survivors) will have immunity against this disease. However, several studies have shown that survivors of Covid-19 can be infected a second time (reinfection). Covid-19 survivors with DM need to get family support regarding the prevention of reinfection considering that DM patients with uncontrolled sugar levels have T cell dysfunction which can cause impaired B cell activation and reduced antibody production. Objective: This study aims to analyze family support in preventing reinfection in Covid-19 survivors with DM. Methods: This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. The time of this research began in December 2020-January 2021 with a sample of 6 participants in Pitu District, Ngawi Regency. The research instrument used was a voice recorder/mobile phone, field notes/field notes and interview guidelines. Results: This study resulted in 4 themes, informational support (sub-themes: information, advice, advice, emotional support (sub-themes: enthusiasm, empathy, concern), instrumental support (sub-themes: energy, food, sources of funds), appraisal support/award (sub-themes: strengthening, recognition, appreciation) Conclusion: family support is very much needed and important for Covid-19 survivors with DM in an effort to prevent Covid-19 reinfection.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/883</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i2.883</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 144-153</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/883/402</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/519</identifier>
				<datestamp>2020-03-31T12:27:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">STUDI PERILAKU SEKS MENYIMPANG TERHADAP KEJADIAN HIV FASE LATEN PADA KOMUNITAS LELAKI SEKS LELAKI (LSL) DI LSM KOMPEDA SURABAYA</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Erika Martining</dc:creator>
	<dc:creator>Setiawan, Arif Helmi</dc:creator>
	<dc:creator>Bistara, Difran Nobel</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perilaku seksual menyimpang untuk mendapatkan kenikmatan seksual salah satunya adalah LSL. Hubungan seks anal (melalui dubur) paling berisiko terjadinya infeksi HIV karena lapisan dubur sangat tipis, sangat mudah dirusak saat berhubungan seks. Seseorang yang terinfeksi oleh virus HIV pada saat diperiksa antibodinya akan terdeteksi pada fase laten sekitar 1-20 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku seks menyimpang terhadap kejadian HIV fase laten pada komunitas LSL. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif survey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 responden, dengan kriteria inklusi yaitu responden yang bergabung dalam LSM Kompeda Surabaya dan berada dalam fase laten (dibuktikan dengan titer antibodi positif HIV). Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisa data menggunakan univariat. Penelitian ini menunjukan bahwa terbanyak adalah usia remaja akhir berusia 17-25 tahun (58,5%) dengan pendidikan SMA (55,4%) dan mayoritas sudah disirkumsisi (97%). Studi perilaku menyimpang pada kelompok ini diantaranya : melakukan hubungan seksual dengan lebih satu orang/thereesome (52,%), penggunaan kondom (40%); seksual anal (53,8%), mengeluarkan sperma didalam anus (52,3%); seksual oral (47,7%), mengeluarkan sperma di dalam mulut (50,8%); bergantian memasukan jari ke anus responden (52,3%) dan pasanganya (50,8%); rimming pada dirinya sendiri tidak pernah (53,8%) dan kadang-kadang ke pasanganya (61,5%); interfemoral coitus, responden (53,8%) dan pasanganya (52,3%); tidak pernah bergantian menggunakan alat bantu seks (87,7 %). Perilaku seksual kelompok LSL di LSM Surabaya tergolong beresiko menularkan HIV/AIDS. Penting memberikan pelayanan kesehatan secara proaktif dalam peningkatkan pengetahuan tentang perilaku beresiko HIV/AIDS. Kata Kunci : Studi perilaku, fase laten, LSL, HIV/AIDS.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/519</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i1.519</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 93-101</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/519/239</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/3187</identifier>
				<datestamp>2026-04-06T14:23:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EFEK AIR REBUSAN LIDAH BUAYA UNTUK MENSTABILKAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE 2</dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Tri Suraning</dc:creator>
	<dc:creator>Asriyanto, Lufhfi Fauzy</dc:creator>
	<dc:creator>Susilowati, Yuni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Diabetes Melitus tipe 2; Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah; Air Rebusan Lidah Buaya</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh gangguan pada hormon insulin. Secara global, prevalensi DM mencapai sekitar 422 juta orang, sedangkan di Indonesia sebesar 8,5% pada penduduk usia ?15 tahun. Faktor lingkungan dan genetik berperan penting dalam terjadinya diabetes melitus tipe 2 yang ditandai dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin, obesitas, serta disfungsi pankreas. Apabila tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti gangguan perfusi perifer, nyeri, infeksi, dan kerusakan saraf. Penatalaksanaan nonfarmakologis menggunakan lidah buaya yang mengandung kromium diketahui efektif dalam membantu memperbaiki kontrol kadar gula darah serta mencegah terjadinya komplikasi pada penderita diabetes melitus (DM). Kandungan kromium dalam lidah buaya berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dan memperbaiki fungsi pankreas. Lidah buaya dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk olahan, seperti rebusan, jus, kapsul, maupun gel.Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian air rebusan lidah buaya untuk menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode: penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (One Group Pretest posttest) dengan metode purposive sampling. Jumlah responden 5 dengan kriteria inklusi pasien memiliki riwayat DM tipe 2 dengan gejala ketidakstabilan kadar glukosa darah, kesadaran compos mentis, dapat berkomunikasi dengan baik. Alat yang digunakan glukometer dengan easy touch. Hasil: Setelah pemberian air rebusan lidah buaya selama 7 hari berturut-turut, terjadi perbaikan kadar glukosa darah pada responden.Kesimpulan: Pemberian air rebusan lidah buaya selama 7 hari berturut-turut menunjukkan adanya perbaikan kadar glukosa darah pada lima responden yang sebelumnya memiliki kadar glukosa darah tinggi. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2026-04-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/3187</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v15i1.3187</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 52 - 60</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/3187/680</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/760</identifier>
				<datestamp>2021-07-30T15:31:55Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERSIHAN DIRI SELAMA MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PONDOK PESANTREN YAYASAN NURUL ISLAM KABUPATEN BUNGO</dc:title>
	<dc:creator>Fitriwati, Citra Indah</dc:creator>
	<dc:creator>Arofah, Suhaela</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Menstruasi merupakan proses pelepasan dinding rahim disertai pendarahan dan terjadi setiap bulan. Remaja putri yang sudah matang alat reproduksi maupun hormon- hormon dalam tubuhnya akan mengalami menstruasi. Kebersihan organ genetalia saat menstruasi perlu mendapat perhatian khusus bagi remaja putri agar terhindar dari pembusukan dan berkembangnya jamur sehingga bisa menimbulkan infeksi organ reproduksi dan infeksi organ perkemihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri di Pondok Pesantren Nurul Islam Kabupaten Bungo. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan (p-value = 0,0005), faktor pola komunikasi orang tua  (p-value = 0,004), faktor dukungan teman sebaya (p-value = 0,0005) dan faktor pengaruh budaya (p-value = 0,0005) dengan kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengaruh sikap (p-value = 0,124) dengan kebersihan diri selama menstruasi pada remaja putri. Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya di lingkungan pondok pesantren perlu meningkatkan edukasi terkait kebersihan diri selama menstruasi khususnya kesehatan reproduksi wanita yang bisa dikaitkan dengan pembelajaran di kelas. Metode penyampaian bisa melalui metode forum grup discussion.Kata Kunci: kebersihan diri selama menstruasi, remaja putri, menstruasi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/760</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i2.760</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 141-151</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/760/330</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/257</identifier>
				<datestamp>2018-10-15T19:51:07Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENINGKATAN MEMORI JANGKA PENDEK MELALUI PEMBERIAN TERAPI MUSIK PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Apriliyasari, Renny Wulan</dc:creator>
	<dc:creator>Wulan, Emma Setiyo</dc:creator>
	<dc:creator>Faidah, Noor</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stroke Iskemik merupakan cedera otak yang disebabkan adanya obstruksi dengan gejala awal gangguan memori jangka pendek. Stimulasi auditori diberikan melalui pemberian terapi musik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian terapi musik terhadap memori jangka pendek pada pasien stroke iskemik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan rancangan pretest-posttest without control group. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden. Hasil penelitian ini dinyatakan bahwa ada perbedaan yang signifikan memori jangka pendek sebelum dan sesudah diberikan terapi musik, dengan p value 0,000 (Î± =0,05). Pada penelitian ini direkomendasikan bahwa penerapan terapi musik efektif digunakan sebagai stimulasi auditori pada pasien stroke iskemik.Â Kata Kunci: Memori Jangka Pendek, Stroke Iskemik, Terapi Musik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-10-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/257</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v7i2.257</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 128-132</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/257/176</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1992</identifier>
				<datestamp>2025-11-04T08:38:54Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI  DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST APENDIKTOMI  DIRUANG OK RSUD PASAR MINGGU</dc:title>
	<dc:creator>Wowor, Tommy Jemmy Fransiscus</dc:creator>
	<dc:creator>Rahmah, Wafika</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Post Apendiktomi Relaksasi Benson</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Apendisitis adalah suatu peradangan pada apendiks vermiformis atau biasa disebut dengan peradangan pada usus buntu. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa insiden apendisitis di Asia dan Afrika pada tahun 2020 berjumlah 4,8% dan 2,6% penduduk dari total populasi. Salah satu pengobatan alternatif apendisitis dalam menurunkan nyeri menggunakan terapi relaksasi benson yang bertujuan untuk menyembuhkan sistem tubuh dan membuat penderita menjadi rileks. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa asuhan keperawatan melalui intervensi Relaksasi Benson Dengan Diagnosa Medis Post Apendiktomi diruang Ok Rsud Pasar Minggu. Hasil dari intervensi kedua pada kedua pasien mengenai diagnosa keperawatan utama yaitu manajemen nyeri dengan pemberian terapi non farmakologi relaksasi benson  didapatkan hasil penurunan skala nyeri meskipun belum terjadi penurunan yang signifikan tetapi keluhan nyeri, frekuensi nadi cepat dan meringis menurun. Kesimpulan dari penelitian ini adalah relaksasi benson dilakukan sebagai penanganan awal yang dapat menurunkan intensitas nyeri sehingga diharapkan dapat mengaplikasikan kepada keluarga dan petugas pelayanan kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1992</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i1.1992</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 34-39</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1992/627</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1992/485</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/49</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:17:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Hubungan Pengetahuan Siswa Tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Tatanan Sekolah dengan Kejadian Diare di SD Sari I Kecamatan Gajah Kabupaten Demak</dc:title>
	<dc:creator>Azwar Anas, Wahyu Ginanjar</dc:creator>
	<dc:creator>Listyarini, Anita Dyah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Diare pada anak masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia dengan angka kejadian 60-90 juta kasus diare pada anak balita. Berdasarkan observasi dan pengambilan data awal ke SD Sari I siswa kelas 1 - 5, jumlah anak yang sakit dan tidak masuk kelas karena diare dalam 1 bulan sebanyak 10 siswa dengan jumlah hari sebanyak 15 hari. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubunganÂ  pengetahuan siswa tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) tatanan sekolah dengan kejadian diare di SD Sari I Kecamatan Gajah Kabupaten Demak. Jenis penelitian adalah korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa SD Sari I. Sampel adalah siswa kelas 3,4,5 (90 siswa). Sampel diambil secara totale sampling. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil pengetahuan siswa tentang PHBS sebagian besar siswa berpengetahuan baik ada 71 siswa (78,9%). Hasil kejadian diare pernah mengalami 26 siswa (28,9%) dan yang tidak 64 siswa (71.1%). Hasil hubungan pengetahuan siswa tentang PHBS dan kejadian diare di SD Sari I adalah berpengetahuan baik, tidak mengalami diare (87.3%) sedangkan siswa dengan pengetahuan sedang sebagian besar (89.5%) mengalami diare. Data diolah dengan SPSS 16.0 menggunakan chi square diperoleh hasil nilai p value 0,000 &lt; 0,05 berarti ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa tentang PHBS tatanan sekolah dan kejadian diare di SD Sari I Kecamatan Gajah kabupaten Demak. Saran yang dapat disampaikan adalah perlu penyuluhan tentang penyakit diare, agar siswa dapat melakukan tindakan pencegahan dan ada tempat cuci tangan yang layak dan air bersih yang memadai di setiap kelas.   Kata Kunci  : Pengetahuan siswa tentang PHBS, Kejadian Diare</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2014-10-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/49</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i3.49</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/49/46</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/992</identifier>
				<datestamp>2022-10-31T06:09:01Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 DI PONDOK PESANTREN APIK (Asrama Perguruan Islam) KALIKONDANG</dc:title>
	<dc:creator>Setianingrum, Cahyani</dc:creator>
	<dc:creator>Retnaningsih, Dwi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan virus yang mengganggu sistem pernafasan manusia dengan manifestasi ringan maupun berat tergantung dari prognosis penyakit yang diderita oleh penderita. Virus ini meyebar melalui droplet dan sentuhan barang oleh penderita. Kasus penyebarannya semakin hari semakin meningkat hingga menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan segera. Tindakan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini dengan penerapan edukasi protokol kesehatan 5(M) guna meningkatkan pengetahuan dan perilaku santri. Penelitina ini berujuan untuk engetahui pengaruh edukasi protokol kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 di pondok pesantren APIK (Asrama Perguruan Islam) Kalikondang sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Perlakuan dengan menggunakan media booklet. Sampel pada penelitian ini sebanyak 36. Analisis data bivariat mengunakan uji beda Wilxocon. Apakah ada pengaruh edukasi protokol kesehatan terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan COVID-19 di pondok pesantren APIK (Asrama Perguruan Islam) Kalikondang sbelum dan sesudah diberikan edukasi.  Diharapkan santri senantiasa menerapkan protokol kesehatan (5M) guna mencegah rantai penyebaran vius ini.Kata kunci : COVID-19, 5M, Pengetahuan, Perilaku</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/992</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i3.992</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 250-262</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/992/426</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/992/219</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/600</identifier>
				<datestamp>2020-11-21T09:21:39Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH MASSAGE EFFLURAGE DENGAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TERHADAP PENCEGAHAN DEKUBITUS PADA PASIEN BEDREST DI RUANG INSTALASI RAWAT INTENSIVE (IRIN) RS MARDI RAHAYU KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Santiko, Santiko</dc:creator>
	<dc:creator>Faidah, Noor</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Massage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) , Dekubitus</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu faktor eksternal yang dapat menyebabkan gangguan integritas kulit adalah imobilisasi. Dampak buruk dari imobilisasi yaitu gangguan integritas kulit yang dapat mengakibatkan terjadinya iritasi dan luka tekan. Salah satu terapi pijat yang telah disebutkan diatas yaitu teknik massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) yang mana merupakan teknik mengusap sekali atau dua kali sehari efektif dalam mencegah  luka tekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien bedrest di Ruang Instalasi Rawat Intensive (IRIN) RS Mardi Rahayu. Jenis penelitian Quasi experimental design dengan rancangan control grup design pretest dan posstest. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien Bedrest yang dirawat di ruang  Instalasi Rawat Intensive (IRIN). Teknik sampling menggunakan Purposive Sampling sehingga besar sampel 46 responden. Teknik analisa data menggunakan Chi Square. Sebelum dilakukan massage efflurage dengan VCO pada kelompok kontrol dan intervensi hasilnya sama tidak ada yang dekubitus dikarenakan responden yang dipilih sesuai dengan kriteria eklusi yaitu pasien tidak terjadi dekubitus. Sesudah dilakukan massage efflurage dengan VCO hasil menggunakan uji Chi Square menggunakan Fisher Exact diperoleh p-value 0,022. Terdapat pengaruh secara signifikan massage efflurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap pencegahan dekubitus pada pasien bedrest di Ruang Instalasi Rawat Intensive (IRIN) RS Mardi Rahayu Kudus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/600</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i2.600</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 191-202</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/600/259</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/158</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:22:18Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PADA PENDERITA HIPERTENSI DEWASA  DI KABUPATEN JEPARA</dc:title>
	<dc:creator>Huda, Sholihul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Hipertensi merupakan penyakit kronis di berbagai negara. Setiap tahun terdapat sekitar 8 juta populasi orang dewasa meninggal karena hipertensi di seluruh dunia. Di Indonesia, sekitar 32 % dari total populasi penduduk menderita hipertensi. Manajemen perawatan diri hipertensi adalah tindakan yang sangat penting dalam mengurangi angka kematian secara dini akibat hipertensi. Salah satu faktor penting dalam melakukan perawatan diri pada penyakit hipertensi adalah efikasi diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan manajemen perawatan diri hipertensi pada orang dewasa. Desain cross sectional digunakan untuk mengetahui manajemen perawatan diri dari 145 pasien hipertensi di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Jepara, antara bulan Agustus sampai September 2015. Metode yang digunakan dalam pengumpulan sampel adalah multistage random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Hipertension Self-care Activity Level Effect (H-SCALE) dan self-efficacy questionnaire. Statistik deskriptif dan korelasi Personâ€™s Product-moment digunakan untuk analisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan manajemen perawatan diri hipertensi (r = 0,448, p &lt;0,05). Hasil penelitian ini memberikan informasi umum yang berkaitan dengan faktor manajemen perawatan diri pada penderita hipertensi dewasa. Selain itu, temuan dari studi ini diharapkan bisa menjadi saran bagi penyedia layanan kesehatan setempat supaya dapat melaksanakan program manajemen perawatan diri, meningkatkan kesehatan, dan mencegah komplikasi dari hipertensi secara terpadu dan efektif.Kata kunci: Hipertensi, Self-Care Management, Efikasi diri</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/158</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i5.158</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/158/122</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1354</identifier>
				<datestamp>2024-03-29T06:26:25Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KEMANDIRIAN LANSIA DENGAN KECEMASAN  DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI</dc:title>
	<dc:creator>Asda, Patria</dc:creator>
	<dc:creator>Wawo, Jusandri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kecemasan lansia; kemandirian lansia</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Meningkatnya angka harapan hidup pada lansia akan berdampak pada peningkatan populasi lansia, yang juga akan berpotensi menimbulkan permasalahan pada lansia  itu sendiri, seperti masalah ekonomi, budaya serta kesehatan fisik dan jiwa. Permasalahan yang muncul pada lansia  akan menimbulkan kecemasan yang jika berlebihan akan mempengaruhi kemandirian lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari terutama pada lansia di Dusun Karanglo Purwomartani sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi tingkat kecemasan yang dirasakan lansia dengan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari di Dusun Karanglo Purwomartani Sleman. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 responden yang diambil dengan purposive sampling.. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik spearman rank untuk mengetahui hubungan antara 2 variabel. Berdasar hasil penelitian sebagian besar lansia mengalami tingkat kecemasan ringan  sebesar 32,7% atau sebanyak 17 orang, kecemasan sedang 67,3% atau sebanyak 35 orang, sedangkan kemandirian lansia masuk dalam kategori mandiri sebesar 50% dan sisanya tergantung terhadap orang lain sebesar 50%. Analisis dengan uji spearman rank menghasilkan nilai p&gt;0,05  (p = -.205 &gt; 0,05), sehingga Ho diterima dan artinya penelitian ini tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik antara kecemasan terhadap kemandirian lansia di Dusun Karanglo Purwomartani Sleman Yogyakarta.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-03-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1354</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i1.1354</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 44-53</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1354/537</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/11</identifier>
				<datestamp>2018-03-26T06:56:19Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Perbedaan Proses Penyembuhan Luka dengan Menggunakan NaCl 0,9 % dan Gel Madu pada Pasien Post Operasi di Ruang Rawat Inap Bedah di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus</dc:title>
	<dc:creator>Apriliyasari, Renny Wulan</dc:creator>
	<dc:creator>Endro, Muhammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan pengamatan langsung yang dilakukan oleh peneliti dibeberapa ruang di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, diperoleh data bahwa perawatan luka khususnya pada luka pasca operasi sebagian besar menggunakan larutan NaCl 0,9%. Menurut perawat, larutan tersebut lebih efi sien. Padahal dalam perkembangan perawatan luka, kelembapan luka sangat penting dalam proses penyembuhan luka. Dibutuhkan larutan yang kelembapannya lebih tinggi dibandingkan dengan NaCl 0,9%, salah satunya dengan gel madu. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui mengetahui perbedaan proses penyembuhan luka menggunakan NaCl 0,9 % dan gel madu pada pasien post operasi di ruang rawat inap bedah di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Rancangan penelitian yang digunakan adalah post test with control group. Jumlah sampel sebanyak 30 kelompok intervensi NaCl 0,9% dan 30 kelompok intervensi gel madu yang dipilih secara non probability sampling. Analisis data menggunakan Mann-Whitney. Hasil penelitian kelompok yang diberikan NaCl 0,9% pada perawatan luka, yang mengalami penyembuhan luka primer sebanyak 24 (80,0%) dan yang mengalami penyembuhan luka sekunder sebanyak 6 (20,0%), serta tidak ditemukan responden yang mengalami penyembuhan luka tersier. Hasil penelitian kelompok yang diberikan gel madu pada perawatan luka, yang mengalami penyembuhan luka primer sebanyak 18 (60,0%) dan yang mengalami penyembuhan luka sekunder sebanyak 12 (40,0%), serta tidak ditemukan responden yang mengalami penyembuhan luka tersier. Uji hipotesis didapatkan t hitung sebesar 7,000 &gt; t tabel (1,699). Dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan perawatan luka dengan menggunakan NaCl 0,9% dengan perawatan luka menggunakan gel madu di Ruang Rawat Inap Bedah Rumah Sakit Islam Sunan Kudus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/11</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i1.11</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/11/12</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/842</identifier>
				<datestamp>2021-10-28T05:17:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAWATAN HALUSINASI, DUKUNGAN KELUARGA DAN KEMAMPUAN PASIEN MENGONTROL HALUSINASI : LITERATURE REVIEW</dc:title>
	<dc:creator>Santi, Firda Nur Rahma</dc:creator>
	<dc:creator>Nugroho, Heryanto Adi</dc:creator>
	<dc:creator>Soesanto, Edy</dc:creator>
	<dc:creator>Aisah, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayati, Eni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Pengetahuan; Halusinasi; Dukungan; Keluarga; Kemampuan; Mengontrol</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Halusinasi merupakan persepsi dimana individu tidak mampu membedakan antara persepsi nyata dengan tidak nyata, menyebabkan individu akan kehilangan kontrol akan dirinya. Keluarga memiliki pengaruh dalam kesembuhan atau kekambuhan pasien apabila keluarga belum memiliki pengetahuan yang baik mengenai perawatan halusinasi dan dukungannya pada pasien saat mengontrol halusinasi. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan pengetahuan keluarga tentang perawatan halusinasi dan dukungan keluarga terhadap kemampuan pasien mengontrol halusinasi. Metode yang digunakan yaitu menyeleksi artikel dari berbagai sumber dengan menggunakan Teknik PICO lalu di sesuaikan dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah di tentukan yaitu artikel terpublikasi maksimal 5 tahun (2016 – 2021), artikel full teks, menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris, tema artikel pengetahuan keluarga tentang merawat halusinasi dan dukungan keluarga terhadap kemampuan mengontrol halusinasi. Berdasarkan analisis artikel disimpulkan bahwa kemampuan pasien mengontrol halusinasi di pengeruhi oleh pengetahuan keluarga tentang merawat anggota keluarganya yang mengalami halusinasi dan adanya pemberian dukungan keluarga yang baik untuk pasien. Saran : keluarga secara mandiri merawat pasien dengan halusinasi, di rekomendasikan masuk dalam intervensi asuhan keperawatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-10-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/842</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i3.842</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 271-284</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/842/363</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/308</identifier>
				<datestamp>2019-05-01T04:46:12Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU POST PARTUM DALAM PERAWATAN LUKA PERINEUM  DI RSUD dr. LOEKMONO HADI KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Rahayu, Septi Puji</dc:creator>
	<dc:creator>Widyaningsih, Heriyanti</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Perawatan luka perineum merupakan pemenuhan kebutuhan untuk menyehatkan daerah antara paha yang dibatasi vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran plasenta dengan kembalinya organ genetik seperti pada waktu sebelum hamil. Perawatan perineum yang tidak benar dapat mengakibatkan kondisi perineum yang terkena lokhea dan lembab sangat menunjang perkembangnya bakteri. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka perineum salah satu diantranya adalah Faktor Eksternal : Tradisi, Pengetahuan, Sarana Prasarana, Gizi. Sedangkan Faktor Internal : Usia, Cara Perawatan, Personal Hygine, Infeksi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian diskriptif dengan rancangan cross sectional.Jumlah sampel sebanyak 32 responden. Dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan ibu post partum tua adalah sedang sebanyak 15 orang (46,9%) dan perolehan palingÂ  sedikit adalah pengetahuan ibu post partumÂ  baik sebanyak 8 orang (25%)di ikuti ibu post partum yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 9 orang (28,1%).Kata Kunci : Pengetahuan, Post partum, Perawatan, Luka Perineum.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/308</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v8i1.308</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 84-91</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/308/199</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2902</identifier>
				<datestamp>2025-11-25T09:07:10Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN EMPATI PADA MAHASISWA AKHIR YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Eznelda Julia</dc:creator>
	<dc:creator>Nuryani, Reni</dc:creator>
	<dc:creator>Lindasari, Sri Wulan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Empati, Keperawatan, Literasi Kesehatan Mental, Mahasiswa Akhir</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mahasiswa akhir keperawatan mengalami berbagai tantangan dan hambatan selama proses penyusunan skripsi, yang dapat memengaruhi kemampuan empati yang merupakan salah satu komponen penting dalam praktik keperawatan. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan empati adalah literasi kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan mental dengan empati pada mahasiswa akhir S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif semester 7 berjumlah 148 orang yang ditentukan dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Mental Health Literacy Scale (MHLS) untuk mengukur literasi kesehatan mental dan Interpersonal Reactivity Index (IRI) untuk mengukur empati. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup kuat dengan arah positif antara literasi kesehatan mental dan empati (r = 0,513; p &lt; 0,001). Disimpulkan bahwa semakin tinggi literasi kesehatan mental mahasiswa maka semakin tinggi pula empatinya. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan mental sebagai upaya memperkuat empati mahasiswa keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan yang maksimal.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US">Universitas Pendidikan Indonesia</dc:contributor>
	<dc:date>2025-11-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2902</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v14i2.2902</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 176-185</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2902/643</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/65</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:18:09Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Pemberian Dosis Serbuk Biji Pepaya (Carica Papaya) Terhadap Kematian Larva Culex Quinquefasciatus</dc:title>
	<dc:creator>Budiati, Risna Endah</dc:creator>
	<dc:creator>., Rusdiyono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Nyamuk Culex quinquefasciatus merupakan vektor yang paling dominan dalam penyebaran penyakit filariasis dan diidentifikasi sebagai vektor Wuchereria bancrofti tipe perkotaan serta paling banyak membawa microfilaria di Pulau Jawa. Stadium pra-dewasa banyak dijumpai pada comberan dengan air keruh dan kotor sekitar rumah. Tindakan pengendalian vektor ini dapat dilakukan dengan pemberian insektisida terhadap larvanya (larvaciding). Diperlukan insektisida alami yang relatif lebih murah, aman dan mudah dibuat serta dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Kandungan aktif dari biji pepaya yang diperkirakan memiliki aktivitas larvasida adalah alkaloid karpaina. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian dosis serbuk biji pepaya (C. papaya) terhadap kematian larva Cx. quinquefasciatus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan randomized post test only control group. Sampel yang digunakan adalah 20 ekor larva Cx. quinquefasciatus instar II akhir dan instar III tiap-tiap dosis. Dosis serbuk biji pepaya yang digunakan adalah 0 gr (kontrol), 0,02 gr, 0,04 gr, 0,08 gr 0,10 gr, 0,12 gr, 0,14 gr, 0,16 gr, 0,18 gr dan 0,20 gr. Presentase rata-rata kematian larva Cx. quinquefqsciqtus secara berturut-turut adalah 0%, 61,67%, 68,33%, 81,67%, 88,33%, 100%, 100%, 100%, 100%, 100% dan 100%. Analisis regresi linier memberikan hasil pengaruh yang positif dan signifikan sebesar 0,787 dengan p-value sebesar 0,003 pada taraf kesalahan 5% dan persamaan regresi liniernya yaitu : Y = 45,606 + 362,118 X. Dari penelitian yang dilakukan pengaruh pemberian dosis serbuk biji pepaya (C. papaya) terhadap kematian larva Cx. quinquefasciatus. Kata kunci : Serbuk biji pepaya, Culex quinquefasciatus, Kematian larva</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-03-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/65</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i3.65</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/65/41</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1424</identifier>
				<datestamp>2023-03-28T02:39:43Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH TERAPI NATURAL RESTORATIVE ENVIRONMENT (NRE) TERHADAP KECEMASAN : STUDI LITERATUR</dc:title>
	<dc:creator>Islami, Reza Fahma</dc:creator>
	<dc:creator>Hartiti, Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Rejeki, Sri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Natural Restorative Environment; Anxiety; Complementary therapy</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Kecemasan adalah gangguan kesehatan mental umum yang mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia. Meskipun ada berbagai perawatan yang tersedia untuk kecemasan, lingkungan restoratif alami telah mendapat perhatian sebagai pendekatan alternatif atau pelengkap. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan lingkungan restoratif alami dalam pengobatan kecemasan. Pencarian database elektronik dilakukan secara komprehensif melalui PubMed, PsycINFO, dan Cochrane Library untuk studi relevan yang dipublikasikan antara 2010 sampai dengan 2021. Studi masuk dalam inklusi jika jenis uji coba terkontrol secara acak, studi observasional, atau tinjauan sistematis yang menilai keefektifan lingkungan restoratif alami dalam mengurangi gejala kecemasan. Sebanyak 17 studi memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 6 uji coba terkontrol secara acak, 9 studi observasional, dan 2 tinjauan sistematis. Lingkungan restoratif alami yang dievaluasi dalam studi ini termasuk ruang hijau, ruang biru, dan pengaturan alam lainnya seperti hutan, pegunungan, dan taman. Lingkungan restoratif alami seperti ruang hijau, ruang biru, dan pengaturan alam lainnya telah menjanjikan dalam mengurangi gejala kecemasan. Menghabiskan waktu di alam dapat memiliki efek restoratif pada pikiran dan tubuh, meningkatkan relaksasi dan mengurangi gejala kecemasan. Pemilihan suasana yang menunjang perawatan bisa diaplikasikan di dalam lahan praktek seperti di rumah sakit, klinik, ataupun dalam perawatan home care. Penggunaan warna, pengaturan suasana ruang nyaman akan mempercepat healing terutama dalam kondisi cemas karena proses perawatan. Kata Kunci: Natural Restorative Environment, kecemasan, terapi komplementer  ABSTRACT Anxiety is a common mental health disorder that affects many people around the world. Although there are a variety of treatments available for anxiety, natural restorative environments have received attention as an alternative or complementary approach. This systematic review aims to explore the effectiveness of natural restorative environments in the treatment of anxiety. A comprehensive electronic database search was performed through PubMed, PsycINFO, and the Cochrane Library for relevant studies published between 2010 and 2021. Studies were included if the type of randomized controlled trial, observational study, or systematic review assessing the effectiveness of natural restorative environments in reduce anxiety symptoms. A total of 17 studies met the inclusion criteria, consisting of 6 randomized controlled trials, 9 observational studies, and 2 systematic reviews. The natural restorative environments evaluated in this study included green spaces, blue spaces, and other natural settings such as forests, mountains, and parks. Natural restorative environments such as green rooms, blue rooms, and other natural settings have shown promise in reducing anxiety symptoms. Spending time in nature can have a restorative effect on the mind and body, promoting relaxation and reducing symptoms of anxiety. The selection of an atmosphere that supports treatment can be applied in practice areas such as in hospitals, clinics, or in home care. The use of color, setting a comfortable room atmosphere will accelerate healing, especially in anxious conditions due to the treatment process. Keywords: Natural Restorative Environment, Anxiety , Complementary therapy</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-03-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1424</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i1.1424</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 75-77</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1424/457</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/609</identifier>
				<datestamp>2020-11-19T03:22:26Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/755</identifier>
				<datestamp>2021-07-30T15:31:55Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN ORANG TERDEKAT REMAJA PUTRA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH (ANALISIS DATA SDKI KRR 2017)</dc:title>
	<dc:creator>utii, Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Pihahey, Priscilla Jessica</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Perilaku seks pranikah pada remaja semakin meningkat, salah satu faktornya adalah akses tanpa batas terhadap media sosial, dan internet. Meskipun pengaruh positif diperoleh dengan semakin mudahnya infornasi dampak negatif adalah informasi yang diperoleh jika tidak valid mempengaruhi pengetahuan dan menjadi referensi untuk bertindak dengan salah. Untuk itu dengan segala dampak dari seks pranikah baik penyakit menular, pernikahan dini, kelahiran yang tidak diinginkan dapat diatasi dengan peran orang terdekat remaja yaitu orang tua teman dan saudara kandung. Populasi dan sampel adalah remaja usia 14-24 tahun berjenis kelamin laki-laki dan belum menikah atau tinggal Bersama. Variabel dependen remaja pria yang telah melakukan seks pranikah dan variabel independen status pacaran, dan peran orang terdekat dalam memberikan informasi kesehatan reproduksi. Desain penelitian ini adalah cross sectional dan model analisis regresi logistik untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel dependen terhadap independen. Hasil penelitian menunjukkan resiko meningkat terhadap status pacarana (OR = 4.29; CI 95% 3.77 - 4.88: p =0.000), peran teman meningkatkan risiko (OR =1.26; CI 95% 1.11-1.42: p =0.000),peran Ibu menurunkan resiko (OR = 0.88; CI 95% 0.68-1.13: p =0.328), Peran Ayah meningkatkan (OR = 1.02; CI 95% 0.78-1.33: p =0.859), Peran saudara kandung (OR =1.58; CI 95% 1.32-1.89: p =0.00). Kesimpulan peran keluarga dalam perilaku seks remaja pria bisa meningkatkan resiko apabila tidak memberikan melakukan komunikasi tentang kesehatan reproduksi dan didukung oleh status memiliki pacar. Kata Kunci: Remaja Pria , Seks Pranikah, Peran Keluarga , Status Berpacaran</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/755</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v10i2.755</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 101-107</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/755/325</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/192</identifier>
				<datestamp>2017-11-01T03:31:33Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG BERMAIN AIR PADA ANAK USIA TODDLER</dc:title>
	<dc:creator>Adimayanti, Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Haryani, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Wibowo, Anggun Arief</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bermain merupakan kegiatan utama dalam dunia anak. Dengan bermain anak dapat memperoleh kesenangan dan pengetahuan. Pada usia toddler (1-3 tahun) anak mampu menyerap pengetahuan dengan mudah. Bila spons adalah otak anak, stimulasi lingkungan adalah air yang bisa diserap dengan cepat. Banyak orang tua yang menganggap bermain air hanya akan membuat anak sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan orang tua tentang bermain air pada anak usia toddler di PAUD Kartika Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia toddler (1-3 tahun) di PAUD Kartika dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling didapat 23 orang tua. Alat pengukuran data berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan tentang bermain air. Analisa statistik dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang sebanyak 2 orang (8,7%), cukup sebanyak 11 orang (47,8%), dan baik sebanyak 10 orang (43,5%). Saran untuk orang tua yang memiliki anak usia toddler diharapkan tidak perlu melarang anaknya untuk bermain air karena bermain air dapat membantu perkembangan anak, bagi tenaga kesehatan untuk lebih memberikan informasi tentang bermain air pada anak usia toddler (1-3 tahun) baik melalui penyuluhan atau konseling oleh bidan dan tenaga kesehatan lain.Â Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Bermain air, Anak usia toddler (1-3 tahun)</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2017-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/192</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v6i2.192</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/192/144</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1229</identifier>
				<datestamp>2024-10-31T05:57:06Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">LITERATURE REVIEW: FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR) DI PUSKESMAS</dc:title>
	<dc:creator>Putri, Jelita Brilian Bre Rai</dc:creator>
	<dc:creator>Adriansyah, Agus Aan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kata Kunci: Program, Penghambat, Peduli Remaja, PKPR, Puskesmas.</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Saat ini banyak remaja berperilaku berisiko, seperti minum alkohol, pengguna NAPZA, melakukan hubungan seks pra-nikah, merokok dan sebagainya. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementrian Kesehatan RI yaitu Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) berbasis di Puskesmas. Akan tetapi, pelaksanaan PKPR masih 62,08% yang berarti masih ada Puskesmas yang belum menyelengarakan PKPR. Literature Review ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor Penghambat dalam Pelaksanaan Program PKPR di Puskesmas.Penelitian ini adalah Literatur Review. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Google Schoolar dari tahun 2015-2022. Kata kunci yang digunakan yaitu program pelayanan kesehatan peduli remaja, implementasi, penghambat, gambaran, PKPR, Puskesmas. Setelah dilakukan screening didapatkan 17 artikel yang sesuai. Selanjutnya analisis data dilakukan sesuai dengan faktor penghambat dalam Pelaksanaan PKPR di Puskesmas.Hasil review didapatkan informasi berdasarkan SDM bahwa SDM kurangtidak ada pelatihan petugas, dan petugas banyak merangkap jabatan. Berdasarkan dana, diinformasikan ada kurangnya dana dalam pelaksanaan program PKPR. Berdasarkan fasilitas kesehatan, diketahui tidak ada ruang khusus dalam pelaksanaan konseling di Puskesmas, tidak adaalat peraga, poster, leafleat. Berdasarkan komunikasi, diketahui kurangnya komunikasi kepada sesama petugas pemegang program PKPR, kurangnya komunikasi dan informasi kepada remaja. Berdasarkan jejaring, diketahui kurangnya jejaring yang dilibatkan dalam pelaksanaan program. Berdasarkan struktur birokrasi, dinyatakan tidak ada SOP, waktu buka konsling tidak tepat, tidak ada struktur organisasi dan pembagian tupoksi yang jelas. Berdasarkan konselor, diketahui kurangnya pelatihan dan konselor bingung dengan peran dan fungsinya.Kesimpulan dalam Literatur Review ini yaitu belum optimalnya pelaksanaan PKPR di Puskesmas. Saran yang diberikan untuk peneliti selanjutnya yaitu meneliti dari sudut pandang remaja sebagai sasaran Program PKPR. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1229</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v13i3.1229</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 201-215</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/33</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:15:13Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Studi Kualitatif Kualitas Profesionalisme Bidan di Rumah Sakit Keluarga Sehat Pati</dc:title>
	<dc:creator>Widiyastuti, Heni</dc:creator>
	<dc:creator>Puspitowati, Niken</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi dalam segala bidang berpengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan terutama pelayanan kebidanan.Menjadi tantangan profesi bidan untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan praktik kebidanan serta dalam memberikan pelayanan berkualitas. Sikap etis profesional bidan akan mewarnai dalam setiap langkahnya, termasuk dalam mengambil keputusan dalam respon situasi yang muncul dalam asuhan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui secara mendalam kualitas profesionalisme bidan di Rumah Sakit Keluarga Sehat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan grounded theory yaitu mengumpulkan dataÂ  melaluiinterview dan observasi kemudian dibandingkan dengan hasil evaluasi penilaian kinerja bidan dalam satu tahun terakhir dengan 5 responden. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah bahwa kompetensi bidan di RS Keluarga Sehat sudah baik dan profesional, meskipun ada beberapa tindakan dalam kewenangan bidan yang tidak dilakukan karena alasan SPO, kinerja bidan kurang maksimal tetapi mutu pelayanan bidan sudah berjalan dengan baik. Dari penelitian ini didapatkan simpulan bahwa kompetensi bidan di RS Keluarga Sehat sudah baik dan profesional, meskipun ada beberapa tindakan dalam kewenangan bidan yang tidak dilakukan karena alasan SPO, kinerja bidan kurang maksimal tetapi mutu pelayanan bidan sudah berjalan dengan baik Â  Kata Kunci Â Â Â Â  : Kompetensi, kinerja dan mutu pelayanan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2013-10-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/33</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v1i2.33</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/33/79</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1114</identifier>
				<datestamp>2022-07-26T10:21:29Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN  KECEMASAN IBU HAMIL  DI ERA PANDEMI COVID-19</dc:title>
	<dc:creator>Rejeki, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Rozikhan, Rozikhan</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayati, Eni</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">kecemasan;covid 19</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK Latar belakang.: Kecemasan pada saat kehamilan merupakan masalah yang serius karena angka kematian ibu hamil sebesar 80% akibat kecemasan yang tinggi. Timbulnya kecemasan disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi, antara lain faktor internal kehamilan itu sendiri dan faktor eksternal karena lingkungan keluarga dan lingkungan luar keluarga. Di negara maju tingkat kecemasan sekitar 7-20% dan di negara berkembang lebih dari 20%. Tingkat kecemasan yang terjadi pada ibu hamil primigravida lebih besar dibandingkan dengan ibu hamil multigravida, namun di era pandemi Covid-19 dapat meningkatkan kecemasan pada ibu hamil terutama yang menjelang proses persalinan. Tujuan dari penelitian untuk melihat perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dan multigravida di era pandemi Covid-19. Metode  Penelitian ini menggunakan studi cross sectional, dimana antara paparan dan hasil dilihat pada waktu yang bersamaan. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, diperoleh total 72 responden, terdiri dari 21 responden  primigravida dan 51 multigravida. Hasil Penelitian: Analisis penelitian menggunakan rerata perbandingan independent sample t-test. Ibu hamil primi lebih banyak mengalami kecemasan (57,1%) dibandingkan dengan ibu hamil banyak (27,4%). Terdapat perbedaan nilai kecemasan yang signifikan antara ibu hamil primer dan multipel pada trimester III di era pandemi Covid-19, (p value 0,003 &lt; 0,05). Kesimpulan: Di era pandemi Covid-19, ibu hamil primigravida lebih banyak mengalami kecemasan dibandingkan dengan ibu hamil multigravida. Kata Kunci: Kecemasan, covid 19</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-07-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1114</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v11i2.1114</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 102-107</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1114/397</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/513</identifier>
				<datestamp>2020-03-31T12:27:40Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FAKTOR – FAKTOR YANG  BERHUBUNGAN  DENGAN  REALISASI ANGGARAN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN(BOK) DI PUSKESMAS KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Somaliggi, Naomi</dc:creator>
	<dc:creator>Kamalia, Kamalia</dc:creator>
	<dc:creator>Munir, Sanihu</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US"></dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Bantuan Operasional Kesehatan merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Sumber dana Bantuan Operasional Kesehatan yaitu APBN melalui Dana Tugas Pembantuan Kementrian Kesehatan. Bantuan Operasional Kesehatan merupakan upaya pemerintah pusat dalam membantu pemerintah daerah untuk mencapai target nasional di bidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan realisasi anggaran BOK dan cakupan program kesehatan.Metode penelitian yang digunakanadalah penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional Study yaitu penelitian yang dilakukan pada waktu dan tempat secara bersamaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program dana Bantuan Operasional Kesehatan pada tahap proses : yang menyangkut Perencanaan, Pengorganisasian Pelaksanaan, Pelaporan Pemantauan atau monitoring pada umumnya sudah berjalan sesuai juknis kecuali perencanaan masih perlu penekanan kepada Kepala Puskesmas.Sehingga dapat di simpulkan Ada hubungan sedang antara perencanaan dengan realisasi bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Kata Kunci: BOK, Anggaran Operasional Kesehatan,  PUSKESMAS</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-03-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/513</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v9i1.513</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 37-45</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/513/233</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/2837</identifier>
				<datestamp>2026-04-06T14:23:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN LAMA RAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU)</dc:title>
	<dc:creator>Faesar, Faira Nazarida</dc:creator>
	<dc:creator>Siwi, Adiratna Sekar</dc:creator>
	<dc:creator>Andini, Amelia</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Lama Rawat; Kecemasan; Keluarga Pasien; Intensive Care Unit (ICU)</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ketidakpastian kesembuhan pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) berpotensi menimbulkan kecemasan pada keluarga. Kondisi kritis pasien, keterbatasan interaksi, serta keterbatasan informasi dari tenaga kesehatan menjadi faktor yang melemahkan beban psikologis keluarga. Selain itu, durasi perawatan yang panjang di ICU dapat meningkatkan tekanan emosional dan mempengaruhi kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan secara rasional. Kecemasan yang dialami oleh anggota keluarga pasien yang menerima perawatan di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Margono Soekarjo akan menjadi fokus penelitian ini. Tim peneliti dalam penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan metodologi kuantitatif berdasarkan korelasi deskriptif. Sebanyak delapan puluh tiga keluarga pasien yang setuju untuk berpartisipasi dipilih secara acak untuk penelitian ini. Kuesioner kecemasan yang disebut Skala Kecemasan Penilaian Diri Zung (ZSAS) dan lembar untuk mengukur lamanya rawat inap digunakan sebagai instrumen. Untuk menganalisis data, uji korelasi Spearman Rank digunakan. Sebagian besar pasien memiliki lama rawat inap sedang (4-7 hari), dan sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan. Uji statistik menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara tingkat kecemasan keluarga dan lama rawat inap (p &lt; 0,05). Lamanya waktu yang dihabiskan pasien di unit perawatan intensif (ICU) merosot langsung dengan tingkat kecemasan keluarga. Hasil ini menunjukkan bahwa lama rawat pasien menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kondisi psikologis keluarga. Oleh karena itu, diperlukan dukungan psikologis dan komunikasi yang efektif dari tenaga kesehatan kepada keluarga selama proses perawatan intensif. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2026-04-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2837</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v15i1.2837</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 1 - 11</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/2837/675</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2026 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/101</identifier>
				<datestamp>2018-09-04T16:20:23Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MOTIVASI IBU HAMIL UNTUK MELAKUKAN SENAM HAMIL DI DESA TANJUNGREJO KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS</dc:title>
	<dc:creator>Zulaikhah, Artanti</dc:creator>
	<dc:creator>Widyaningsih, Heriyanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya baik fisik maupun mental dalam menghadapi persalinan. Oleh karena itu, senam hamil sangat diperlukan oleh setiap ibu hamil, karena senam hamil dapat membuat tubuh menjadi sehat dan bugar, serta dapat membantu ibu dalam menghadapi persalinan sehingga stres akibat rasa cemas menjelang persalinan akan dapat diminimalkan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalampenelitian ini 93 responden di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Pearson chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil mempunyai pengetahuan baik sebanyak 53 responden (57,0%), dan motivasi ibu hamil untuk melakukan senam hamil mempunyai motivasi rendah sebanyak 44 responden (47,3%).Analisa Pearson chi-square menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu hamil untuk melakukan senam hamil di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus dengan p value 0.029 (p&lt; 0,05). Ada hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu hamil untuk melakukan senam hamil Di Desa Tanjungrejo Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Tahun 2014. Peneliti menyarankan melakukan senam hamil untuk menghadapi persalinan.Kata kunci : Pengetahuan, Motivasi, Senam Hamil.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-03-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/101</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v2i4.101</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/101/101</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header>
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/1356</identifier>
				<datestamp>2023-10-31T09:29:02Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
			<metadata>
<oai_dc:dc
	xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"
	xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/
	http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL TEMAN SEBAYA DENGAN KONSEP DIRI REMAJA</dc:title>
	<dc:creator>liyanovitasari, liyanovitasari</dc:creator>
	<dc:creator>Setyoningrum, Umi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">dukungan emosional teman sebaya, konsep diri, remaja</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKKonsep diri merupakan konsep dasar mengenai diri sendiri, termasuk pikiran dan opini pribadi, kesadaran akan siapa dirinya, dan bagaimana perbandingan dirinya dengan orang lain, serta idealisme yang telah dikembangkannya. Dukungan emosional teman sebaya dapat mempengaruhi konsep diri remaja. Dukungan yang diterima remaja dari lingkungan teman sebayanya baik berupa dorongan semangat, perhatian, dan kasih sayang, maka individu tersebut cenderung mengembangkan sikap positif terhadap dirinya sendiri lebih menerima dan menghargai dirinya sendiri yang menyebabkan konsep diri remaja menjadi positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan emosional teman sebaya dengan konsep diri remaja SMK Negeri 1 Pringapus. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional . Populasi penelitian ini adalah 856 Siswa SMK Negeri 1 Pringapus. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 273 siswa dengan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner yakni kuesioner dukungan emosional teman sebaya dan kuesioner skala Tennessee Self Concept Scale (TSTCS). Uji analisis ini menggunakan uji Kendall tau. Penelitian menunjukkan bahwa dukungan emosional teman sebaya baik (61.95%) dan dukungan emosional teman sebaya sedang (38.1%). Adapun siswa yang memiliki konsep diri positif (89%), sedangkan yang memiliki konsep diri negatif (11%). Hasil uji Kendall tau diperoleh nilai p value 0,000 (?=0,05), yang berarti bahwa ada hubungan dukungan emosional teman sebaya dengan konsep diri remaja. Adapun koefisien korelasi 0.424 menunjukan adanya korelasi yang positif dengan tingkat kekuatan hubungan yang cukup.  Kata kunci      : dukungan emosional teman sebaya, konsep diri, remaja  ABSTRACTSelf-concept is the basic concept of oneself, including personal thoughts and opinions, awareness of who one is, and how one compares to others, and the idealism one has developed. Peer emotional support can affect adolescent self-concept. The support that adolescents receive from their peer environment in the form of encouragement, attention, and affection, the individual tends to develop a positive attitude towards himself, is more accepting and appreciative of himself, which causes the adolescent's self-concept to be positive. This study aims to determine the relationship between peer emotional support and self-concept of adolescents at SMK Negeri 1 Pringapus. This research is a quantitative research with a cross sectional approach. The population of this research is 856 students of Pringapus 1 Public Vocational School. The sample in this study were 273 students using the proportional random sampling technique. The measuring tool for this study used a questionnaire, namely a peer emotional support questionnaire and a Tennessee Self Concept Scale (TSTCS) questionnaire. Test this analysis using the Kendall tau test. Research shows that peer emotional support is good (61.95%) and peer emotional support is moderate (38.1%). As for students who have a positive self-concept (89%), while those who have a negative self-concept (11%). The Kendall tau test results obtained a p value of 0.000 (?=0.05), which means that there is a relationship between peer emotional support and adolescent self-concept. The correlation coefficient of 0.424 indicates a positive correlation with a sufficient level of relationship strength. Keywords  : peer emotional support, self-concept, adolescent</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1356</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31596/jcu.v12i3.1356</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama; 188-196</dc:source>
	<dc:source>2598-4217</dc:source>
	<dc:source>2252-8865</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/view/1356/504</dc:relation>
	<dc:relation>http://jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id/index.php/stikes/article/downloadSuppFile/1356/265</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>
			</metadata>
		</record>
		<record>
			<header status="deleted">
				<identifier>oai:ojs.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id:article/631</identifier>
				<datestamp>2020-11-30T07:40:50Z</datestamp>
				<setSpec>stikes:ART</setSpec>
			</header>
		</record>
		<resumptionToken expirationDate="2026-05-20T10:51:28Z"
			completeListSize="398"
			cursor="0">75bc25cdd000d9fc1b46ab035d7d6edb</resumptionToken>
	</ListRecords>
</OAI-PMH>
