Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Indonesia
Ns. Rizka Febtrina, M.Kep., Sp.Kep.MB is a lecturer and medical-surgical nursing specialist at Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Indonesia. She is currently pursuing a doctoral degree and focuses her research on cardiovascular nursing.
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Indonesia
Ns. Dendy Kharisna, M.Kep. is a lecturer in the Nursing Study Program at Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Indonesia. His research interests include medical-surgical nursing, nursing education, and self-care practices.
Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Indonesia
Ns. M. Zul'Irfan, M.Kep. is a lecturer in the Nursing Study Program at Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Indonesia. His expertise focuses on medical-surgical nursing and clinical nursing practice.
MEDIA EDUKASI SADA EDUCARD SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN HIV/AIDS
Melati Dwi Rahma(1*), Rizka Febtrina(2), Dendy Kharisna(3), M. Zul'irfan(4),
(1) Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru (2) Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru (3) Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru (4) Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
(*) Corresponding Author
Abstract
Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk pada kelompok usia muda. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi SADA Educard, yaitu card game edukatif tentang HIV/AIDS, terhadap peningkatan pengetahuan mahasiswa baru keperawatan di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment pre-test and post-test without control. Sampel berjumlah 75 mahasiswa baru yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan HIV/AIDS terdiri dari 34 pernyataan benar atau salah dengan reliabilitas sangat baik (Cronbach’s Alpha = 0,920). Intervensi dilakukan melalui permainan SADA Educard yang diadaptasi dari konsep permainan UNO dan dimodifikasi dengan kartu informasi serta kartu aksi berisi pertanyaan HIV/AIDS. Permainan dilaksanakan dalam kelompok kecil beranggotakan 4 sampai 8 orang, dipandu oleh peneliti, dengan durasi ±15 sampai 25 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 24,97 (SD = 2,721) pada pre-test menjadi 27,31 (SD = 3,226) pada post-test. Hasil uji Paired t-test menunjukkan nilai p value = 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa SADA Educard efektif dalam meningkatkan pengetahuan HIV/AIDS pada mahasiswa baru keperawatan dan dapat digunakan sebagai metode edukasi yang inovatif dan interaktif. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan kelompok kontrol, menilai retensi pengetahuan jangka panjang, serta mengkaji pengaruh media edukasi terhadap sikap dan perilaku pencegahan HIV/AIDS.
Keywords
Card game; HIV/AIDS; Mahasiswa Keperawatan; Media Edukasi; Pengetahuan