HUBUNGAN IMT DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 NGAGLIK KABUPATEN SLEMAN

Belian Anugrah Estri, Dwi Kartika Cahyaningtyas

Abstract


Masalah gizi utama di Indonesia bagi remaja putri adalah anemia (Arisman, 2010). Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang sering menimpa hampir sebagian anak-anak maupun ibu hamil di negara berkembang, termasuk yaitu negara Indonesia. . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Hubungan IMT Dengan Kejadian Anemia  Pada  Remaja Putri Di SMAN 2 Ngaglik Kabupaten Sleman. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis Qouta sampling sejumlah 30 responden. Teknik analisa data menggunakan uji chi square. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Chi Square menunjukkan pada tabel nilai signifikansi p-value sebesar 0.377 dan nilai chi-square sebesar 0.779. Karena nilai signifikansi 0.377 > (0.05) maka hipotesis null diterima yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara IMT dengan Kejadian Anemia pada remaja putri di SMAN 2 Ngaglik Kabupaten Sleman Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan pemberian informasi/ pendidikan mengenai konsumsi gizi yang baik kepada remaja putri, sehingga ada perubahan sikap dan prilaku kearah yang lebih baik untuk meningkatkan prestasi belajar.

Keywords


Indeks Masa Tubuh (IMT), Anemia, Remaja

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 541 times
PDF files downloaded : 161 times

References


WHO. (2011). Haemoglobin Concentrations For The Diagnosis Of Anemia and Assesment Of Severity, Vitamin and Mineral Nutrition Information System.

Agus, S. 2009. Terapi Langsing dan Sehat Dengan Terapi Diet, Aromedia Pustaka, Jakarta.

Arisman. (2010). Gizi Dalam Daur Kehidupan, EGC, Jakarta.

Sumadiyono. (2013). Usung Pencegahan Anemia, Ida Wakilo Jogja Lomba Nutrisions DIY. (http:// Usung Pencegahan Anemia, Ida Wakili Jogja di Lomba Nutrisionis DIY –Jogjapolitan. Di akses tanggal 8 Februari 2017).

Dinas Kesehatan DIY. (2014). Data Anemia Defisiensi Zat Besi Pada Setiap Kelompok Umur, Dinas kesehatan, Yogyakarta.

Cendani, C dan Murbawani, EA. (2011). Asupan Mikronutrien, Kadar Hemoglobin dan Kesegaran Jasmani pada Remaja Putri di SMAN 2 Semarang, Jurnal Media Medika Indonesia Volume 45 Nomor 1 Hal 26-33.

Siska, Nur. 2012. Hubungan Antara Kejadian Anemia dengan Indeks Massa Tubuh dan Prestasi Belajar Pada Siswi kelas XI di SMA Negeri 2 Sukaharjo. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Susanti Yeti. (2016). Pengaruh Pemberian Suplemen Besi Terhadap Kadar Hemoglobin Dan Tingkat Kelelahan Pada Remaja Putri, Sekolah Pasca Sarjana Intitusi Pertanian Bogor.




DOI: https://doi.org/10.31596/jkm.v8i2.683

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

Google Scholar Garuda OneSearch PKP Index Crossref

Copyright of JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama. ISSN: 2338-6347 (Print) dan 2580-992X (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License. View My Stats