DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI SUMATERA UTARA (ANALISIS DATA SKI 2023)

Yuana Wangsa Putri(1*), Nofi Susanti(2), Fitriani Pramita Gurning(3), Jufri Naldo(4),

(1) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(2) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(3) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
(4) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

(*) Corresponding Author

Abstract


Tingginya prevalensi stunting dan adanya kesenjangan prevalensi antar kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan bahwa stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang perlu ditangani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan stunting pada balita di Sumatera Utara. Pada penelitian ini, pendekatan potong lintang diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder SKI 2023 Total sampel yang memenuhi kriteria berjumlah 4.640 anak dengan rentang usia 0–59 bulan. Tahapan analisis data meliputi analisis univariat untuk memaparkan karakteristik subjek, analisis bivariat untuk mengetahui korelasi antarvariabel, serta regresi logistik multivariat untuk menemukan variabel dominan yang berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 18,2%. Usia, berat lahir anak, riwayat diare, pendidikan ibu, fasilitas jamban, sumber air minum, status ekonomi, dan tempat tinggal berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis multivariat, usia, berat lahir anak, riwayat diare, pendidikan ibu, status ekonomi, dan tempat tinggal menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting setelah dikontrol secara simultan. Berat lahir anak menjadi faktor yang paling dominan, di mana balita dengan riwayat berat lahir rendah memiliki odds 1,823 kali lebih besar untuk mengalami stunting dibandingkan balita dengan berat lahir normal setelah dikontrol oleh variabel lain (OR=1,823; 95% CI=1,101–3,018). Temuan ini menekankan pentingnya pencegahan stunting melalui pelayanan kesehatan ibu dan anak, terutama sejak masa kehamilan dan periode awal kehidupan, serta pemantauan pertumbuhan balita berisiko secara berkelanjutan.


Keywords


Balita; Determinan; Stunting; Survei Kesehatan Indonesia; Sumatera Utara.

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract viewed : 9 times
PDF files downloaded : 3 times

References


United Nations Children’s Fund (UNICEF), World Health Organization (WHO), World Bank Group. JME 2023 Levels and trends in child malnutrition, https://data.unicef.org/resources/jme-report-2023/ (2023, accessed 11 January 2026).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan tematik Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Status gizi balita. 2023.

Presiden Republik Indonesia. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Pecepatan Penurunan Stunting. 2021.

Niswah UK, Anggraini S. Dinamika Faktor Risiko Maternal dan Disparitas Wilayah terhadap Kejadian Stunting: Analisis Evidence-Based Data SSGI 2024. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat 2026; 4: 325–332.

Kementerian Kesehatan RI. Buku Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta, 2023.

UNICEF. UNICEF Conceptual Frameworkon Maternal and Child Undernutrition. 2020.

Saba Khairul Afidah P, Hanifah Z, Tanziha I. Pengaruh Skor PPH Dan IKP Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, www.fsva.badanpangan.go.id, (2025).

Harahap RA, Aidha Z. Analisis Kejadian Darurat Prevalensi Stunting Di Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat; 8.

Sinaga J, Auliani R, Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan P. Pola Sebaran, Analisis Sanitasi Lingkungan dan diare dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kabupaten Karo Proponsi Sumatera Utara.

Harahap LM, Nasution F, Harahap EF, et al. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Mengenai Stunting dengan Kejadian Stunting di Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidempuan Batunadua, Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 2023; 23: 661.

Krisnawati O, Erwandi D, Artikel I, et al. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Prevalensi Stunting Pada Anak Usia 5-12 Tahun Berdasarkan SKI 2023. JMSWH Journal of Midwifery Science and Women"s Health; 125. Epub ahead of print 2025. DOI: 10.36082/jmswh.v5i2.2167.

Tanesib AJ, Kusumayati A. Determinan Kejadian Stunting pada Balita di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Analisis Data Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jurnal Promotif Preventif; 8, http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP (2025).

Kebijakan Pembangunan B, Kementerian K, Ri K. Dalam Angka Tim Penyusun SKI 2023 Dalam Angka Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2024.

Theresya AR. Hubungan Bblr Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Puskesmas Gebang, Kabupaten Langkat. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara 2025; 24: 446–453.

Aidina Fitri Sirait, Muliawan Tantriady, Zachrani Aprilia Azzura, et al. Prevalence of Anemia in Pregnant Women at Medan Tuntungan Health Center Medan City in 2023. Sumatera Medical Journal 2025; 8: 149–157.

Anastasia H, Hadju V, Hartono R, et al. Determinants of stunting in children under five years old in South Sulawesi and West Sulawesi Province: 2013 and 2018 Indonesian Basic Health Survey. PLoS One 2023; 18: e0281962.

Laksono AD, Wulandari RD, Amaliah N, et al. Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter? PLoS One 2022; 17: e0271509.

Hasrun N. Hubungan Karakteristik Ibu dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita di Kota Kendari. Jurnal Gizi Ilmiah 2024; 11: 35–41.

Siti Maulida Rahmah, Muhsinin Muhsinin, Sukarlan Sukarlan, et al. Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Pola Pemberian Makan dengan Kejadian Stunting di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Jurnal Siti Rufaidah 2025; 3: 55–69.

Administrasi Kesehatan P, Muhammadiyah Muaro Bungo U, Willyanto R, et al. Jurnal of Health Management. Health Administration and Public Health Policies, 2023.

Meily Amelia1, Nur asih W. Determinan Stunting pada Anak di Indonesia: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis. MEJORA Medical Journal Awatara 2025; 3: 199–205.

Sartirano D, Kalimeri K, Cattuto C, et al. Strengths and limitations of relative wealth indices derived from big data in Indonesia. Front Big Data; 6. Epub ahead of print 21 February 2023. DOI: 10.3389/fdata.2023.1054156.

Ucianna V, Pramono A, Margawati A, et al. Perbedaan Faktor Risiko Stunting Di Daerah Perkotaan Dan Perdesaan Pada Anak Usia 6-23 Bulan Di Indonesia: Analisis Data Riskesdas. Journal of Nutrition College 2023; 12: 27–32.

Siramaneerat I, Astutik E, Agushybana F, et al. Examining determinants of stunting in Urban and Rural Indonesian: a multilevel analysis using the population-based Indonesian family life survey (IFLS). BMC Public Health 2024; 24: 1371.

BPS Provinsi Sumatera Utara. Profil Kemiskinan Provinsi Sumatera Utara September 2024. September 2024.




DOI: https://doi.org/10.31596/jkm.v14i2.3456

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Indexed by:

Google Scholar Garuda OneSearch PKP Index Crossref

Copyright of JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama. ISSN: 2338-6347 (Print) dan 2580-992X (Online).

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic License. View My Stats